Kronika Kronis Anakronisme Anarkis

Pak Beye,

Membicarakan Anarkisme tak sesederhana mengolah dan menikmati mi instan, namun begitu janganlah enggan mempelajarinya apabila Anda merasa turut berkepentingan membawa kronika Anarkisme ke tengah masyarakat. Setidak(-tidak)nya, bukalah Wikipedia dan rajin-rajinlah merunut labirinnya hingga kenal para bijak penggagas Anarkisme dan jalan anarki di dalamnya. Ini demi Anda agar tak ditertawai dunia tatkala tanpa angin dan badai menghendaki pembubaran organisasi massa yang bersikap anarkis (Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu 9 Pebruari 2011). Sebab sekali lagi pak, Anarkisme bukanlah ideologi semacam mi instan rasa kepalsuan.

Demikian surat terbuka saya kepada Anda, semoga cukup mampu mengajak Anda kembali mempelajari ilmu-ilmu sosial dan filsafat. Namun saya menyilakan Anda apabila ingin terus membaca tulisan ini. Oh ya pak, saya menulis ini dengan semangat Anarkisme dan diiringi lagu valentine berirama punk. Semoga suka.

Anarkisme

Pengertian paling sederhana dari Anarkisme adalah sebuah paham anti pemerintahan, namun awam cenderung berhenti di sini, dan atau melanjutkan pemahaman mereka pada salah satu pilihan gerakan anarki yang menyatakan perjuangan dengan jalan kekerasan, perusakan, dan pembunuhan. Sebagaimana yang disampaikan Buenaventura Durruti Dumange (1896 – 1936), seorang tokoh utama dalam gerakan Anarkisme di Spanyol;

Terkadang cinta hanya dapat berbicara melalui selongsong senapan“.

Namun begitu, sesungguhnya Durruti hanya mengarahkan jalan kekerasan tersebut kepada negara dan Kapitalisme. Di beberapa bagian saya dapat menyepakati pemikiran Durruti dan memahami pilihan kekerasannya. Bukankah di sisi lain isu anti kekerasan juga dimanfaatkan penguasa untuk membatasi gerak para aktivis agar tak merusak hak milik mereka? Dipakai untuk memukul balik atas nama menjaga stabilitas? Dan memberi jarak aman antara penguasa dan yang dikuasai? Bagi saya kekerasan – ataupun penghujatan – yang ditujukan kepada kelompok yang lebih berkuasa adalah sikap perlawanan atau setidaknya upaya pembelaan, sedang kekerasan dan pelecehan penguasa kepada kaum lemah adalah bentuk sikap fasis. Kekerasan menemu nilai jihadnya ketika diarahkan untuk melawan penjajah Belanda oleh pejuang kemerdekaan, namun menemu nilai jahatnya ketika diarahkan untuk membunuh para Ahmadi oleh kaum Islam garis kekerasan. Kekerasan pejuang kemerdekaan adalah kekerasan yang diijinkan Anarkisme, sedang kuasa kekerasan kaum fundamentalis Islam kepada pihak yang lemah dalam kasus Ahmadiyah ditolak karena amat fasistik. Musuh utama Anarkisme adalah Fasisme, karenanya amatlah lucu – untuk tak menyebut “Dungu”, membubarkan organisasi anarki karena perbuatan yang dilakukan oleh kaum fasis.

Anarkisme Durruti sejatinya bukan berarti melulu kesalahan, namun kekerasan tetaplah bukan isu eksklusif bagi sebagian besar penganut Anarkisme dan berbagai variannya. Coba simak apa yang ditulis Alexander Berkman (1870 – 1936), seorang pemikir Anarkisme ternama asal Rusia;

Anarkisme berarti bahwa Anda harus bebas. Bahwa tidak ada seorangpun boleh memperbudak Anda, menjadi majikan Anda, merampok Anda, ataupun memaksa Anda. Itu berarti bahwa Anda harus bebas untuk melakukan apa yang Anda mau, memiliki kesempatan untuk memilih jenis kehidupan yang Anda mau serta hidup di dalamnya tanpa ada yang mengganggu, memiliki persamaan hak, serta hidup dalam perdamaian dan harmoni seperti saudara. Berarti tidak boleh ada perang, kekerasan, monopoli, kemiskinan, penindasan, serta menikmati kesempatan hidup bersama-sama dalam kesetaraan

Anakronisme

Tapi isu kebebasan, kebersamaan, dan kesetaraan dalam Anarkisme seperti ini tak mampu mengalahkan pamor kekerasan Anarkisme Durruti. Kata kunci ‘Kekerasan’ Durruti akhirnya menjadi bumerang dengan tenaga tambahan dari kaum kapitalis untuk menyerang Anarkisme. Sehingga wajah anarki dibuat luka menjelma seolah monster berbahaya bagi peradaban.

Wajah asli Anarkisme yang damai tiba-tiba sirna oleh anakronisme. Anakronisme adalah pemelintiran makna dan Anarkisme telah dipelintir 180 derajad. Ajaran Anarkisme Damai Pierre-Joseph Proudhon (1809 – 1865), seperti tak pernah ada, anjuran Mikhail Bakunin (1814 – 1876) atas penolakan eksploitasi seolah tak terdengar, gagasan akan kebebasan kemanusiaan dari Prince Peter Kropotkin (1842 – 1921) seakan sirna, pemikiran kesetaraan gender dari Emma Goldman (1869 – 1940) terabaikan, juga gerakan perlawanan melalui media oleh Errico Malatesta (1853 – 1932) terkalahkan oleh kisah kekerasan lapangannya, dan seterusnya. Anarkisme bukam sekadar hantu yang bergentayangan di langit Eropa, tapi mahluk luka yang merangsek ke segala penjuru dunia. Anarkisme adalah Zombie yang tak henti disambit dengan anakronisasi para musuh ideologisnya.

Di Indonesia Anarkisme disambut dengan baik karena memiliki banyak kesamaan dengan filosofi dan tradisi Nusantara. Sebutlah misalnya moto ‘Do It Yourself (DIY)’ kaum anarki untuk menolak bantuan penguasa sejalan dengan semangat ‘Swadesi’ juga ‘Berdiri Di Atas Kaki Sendiri (Berdikari)’, bentuk perlawanan ‘Disobey’ atau pembangkangan dapat disetarakan dengan aksi menolak bayar pajak oleh Kaum Samin pimpinan Suro Sentiko, semangat ‘Kolektivo’ tentu dapat disejajarkan dengan tradisi ‘Gotong-royong’, paham anarki dalam menjauhi teknologi perusak kemanusiaan yang penolakannya sudah lama dipraktikkan oleh Suku Badui, jalan damai anarki pun menemui padanan dengan ‘Ahimsa’, dan seterusnya. Maka tak pelak seorang Sukarno amat menyukai dan banyak terinspirasi semangat ini. Bersama tulisannya di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1923, Sukarno menyambut Anarkisme.

Namun bersama kekuasaannya, Orde Baru (Orba) menyambit Anarkisme. Sangat bisa dimaklumi karena Anarkisme adalah sistem sosial di wilayah kiri yang tegas berhadapan dengan tiga unsur utama pembangun Orba; Kapitalisme, Fasisme, dan Feodalisme. Tapi memang bagaimanapun ideologi tak pernah mati, terlebih ideologi yang tercipta dari semangat muda. Bara pembakar semangatnya bisa dari apa saja; musik, fesyen, bahasa, olah raga, seni rupa, dan seterusnya. Iming-iming bidadari surga tak ada dalam kamus bara bakar semangat mereka. Komunitas anarki ada di mana-mana di Nusantara. Saya membayangkan sebuah Anarchonesia.

Sampai waktunya tiba, revolusi ada di depan pintu istana dan mengetuknya dengan cinta.

This entry was posted in Anarkonesia and tagged , . Bookmark the permalink.

149 Responses to Kronika Kronis Anakronisme Anarkis

  1. rawins says:

    dadi kelingan omongane mohamed farrah aidid kill is negotiate…tapi ncen nyebai tenan nek wes rusuh sinambi dodolan agama…tak mlebu ahmadiyah wae po yow..?

  2. ohtrie says:

    martoart said: Bara pembakar semangatnya bisa dari apa saja; musik, fesyen, bahasa, olah raga, seni rupa, dan seterusnya. Iming-iming bidadari surga tak ada dalam kamus bara bakar semangat mereka. Komunitas anarki ada di mana-mana di Nusantara.

    yel yel penyebutan takbir dan mengagungkan AsmaNYA pun cukup manjur dijadikan bara demi mengobral surga tak usah dihiasi para bidadari pun bidadara kokkk. Makin mantap menciderai bahkan membunuh dengan semangat takbir…!Oh Nusantaraaaaaa……..

  3. martoart says:

    rawins said: tapi ncen nyebai tenan nek wes rusuh sinambi dodolan agama…

    Dibaca dengan penuh simak dulu Wins, biar tahu apa Anarkisme. Biar gak kayak Beye yg salah kaprah.

  4. afemaleguest says:

    paham anarki dalam menjauhi teknologi perusak kemanusiaan yang penolakannya sudah lama dipraktikkan oleh Suku Badui, ~ Kang Marto ~jadi ingat film dokumenter yang berjudul TRANSCONTINENTAL RAILROAD dimana dikisahkan pembangunan rel kereta api from the east to west coast di Amerika pada sekitar abad sembilanbelas pertengahan. Kaum Indian yang khawatir pembangunan rel kereta api ini akan merusak lingkungan melakukan tindakan anarkis, dengan merusak rel di beberapa bagian yang sudah dibangun, maupun melakukan ancaman pembunuhan pada para pekerja.Jelas film ini dibuat oleh kaum kulit putih di abad ini, yang mungkin saja tidak mengisahkan segalanya secara jelas. Namun aku pun menghubungkan ‘bagian kecil’ di film dokumenter ini dengan apa yang dilakukan oleh Thoreau yang memprotes tindakan pemerintah karena telah merusak lingkungan, sehingga dia pun meninggalkan kehidupan di kota (meski hanya untuk sementara) dan tinggal di hutan, dimana pengalamannya ini dia tulis dalam karyanya yang berjudul THE WALDEN.btw, busway, terkesan OOT ya Kang komen ini? namun tetap berhubungan dengan anarkisme lho?^_^

  5. martoart says:

    Cah ki kayaknya juga gagal nyimak deh. Padahal bahasa dah kutoreh sejauh mungkin dari ruangan kampus. Wah sediiiih.

  6. martoart says:

    afemaleguest said: Kaum Indian yang khawatir pembangunan rel kereta api ini akan merusak lingkungan melakukan tindakan anarkis, dengan merusak rel di beberapa bagian yang sudah dibangun, maupun melakukan ancaman pembunuhan pada para pekerja.

    Dengan catatan, itu jalan Anarkisme Durrutian.

  7. rawins says:

    martoart said: Dibaca dengan penuh simak dulu Wins, biar tahu apa Anarkisme. Biar gak kayak Beye yg salah kaprah.

    wes tak woco wolak walik nganti ra kebagian pertamax mbah…moco kui trus kelingan kahanan saiki sing marake gemes mangkane trus komeng ngunu…

  8. martoart says:

    anazkia said: pertamaxx

    Ok. Dibaca juga ya Nas, siapa tahu berguna.

  9. ohtrie says:

    martoart said: Cah ki kayaknya juga gagal nyimak deh.

    karepe sapa mBahh…???Iki ta karepe sampean….?Anarchism sesungguhnya adalah sebuah ideologi, yang di beberapa sisi justru non-violence, anti-brutality, dan beberapa hal yang acap tak dipahami sementara orang.penggunaan kata yang salah. anarki adalah sebuah paham yang memiliki kebaikan aturan tersendiri. menjadi konotasi negative sejak distigma oleh orba. mungkin lebih baik pake aja kata vandal atau brutal.Anarchism adalah penentang utama fasisme dan monarki. Bung Karno amat menghormati ideologi ini, bahkan beliau sempat menulis khusus di sebuah harian nasional kala itu. Di masa Orba yang fasistik, Anarchism menjadi ancaman (karena termasuk di wilayah ideologi kiri), karenanya sering distigmasasi sebagai biang rusuh. Hingga warisan kesalahkaprahan itu kita temui dengan seringnya orang asal pakai istilah anarki dan anarkisme pada hal yang tak tepat bahkan salah.

  10. anazkia says:

    martoart said: Ok. Dibaca juga ya Nas, siapa tahu berguna.

    Udah khatam sejak tadiCuma kalau baca tulisan Mbah Marto bingung komentarnya jeMending ajdi silent reader yang kalem hehehe

  11. martoart says:

    ohtrie said: keduaxxx…!

    Aku sarankan baca juga Link yang menuju tulisan Sukarno ttg Anarkisme Trex. Timbang kedisikan Beye lho..

  12. martoart says:

    wooohhh iyo, sorry.. Lha iki malah entuk ka ngendi?

  13. ohtrie says:

    martoart said: Aku sarankan baca juga Link yang menuju tulisan Sukarno ttg Anarkisme Trex. Timbang kedisikan Beye lho..

    wis …oleh pertamax kae malahan… :))

  14. ohtrie says:

    martoart said: wooohhh iyo, sorry.. Lha iki malah entuk ka ngendi?

    Punapa kemawon ingkang dados pangandikanipun simbah Marto menika kawula upayakaken supados saged dados file, langkung malih kula tiyang cubluk tuwin mboten mangertos upa bengkong babagan anarki/smeCobi mang pirsani kolom reply-komentar ingkang sampun kapacak wonten ing MRIKI” mbah..! *ndalang* :))

  15. rengganiez says:

    Mending pak Presiden diajari saja untuk menggunakan bahasa yang mudah dimengerti juga…Bubarkan Ormas pelaku kekerasan.

  16. ohtrie says:

    rengganiez said: Mending pak Presiden diajari saja untuk menggunakan bahasa yang mudah dimengerti juga…Bubarkan Ormas pelaku kekerasan.

    mengikuti bersama Munarman hari ini enggak Niez…?? aku ketinggalan je…

  17. anotherorion says:

    dadi sengaja disalahmaknakan yo kang, nek anarkhi dimasukkan sayap kiri bukane fasis dewe yo sayap kiri? aku dewe ra dong bedane fasis ro sosialis

  18. carrotsoup says:

    makasih ilmunyaaa!!!

  19. martoart says:

    anotherorion said: bukane fasis dewe yo sayap kiri? aku dewe ra dong bedane fasis ro sosialis

    Fasisme jauh lebih berat ada di sayap kanan. Dia terbiasa satu ruangan dengan kaum konservatif, Ultra Nasionalis, Feodalis, Kapitalis, dan Religius. Lawan utama fasisme adalah Komunisme, terlebih Anarkisme. Sosialisme adalah ideologi sayap kiri juga dibawah naungan Marxisme..

  20. t4mp4h says:

    ini layak copy paste …. banyak orang asal njeplak tentang “anarki” … asalkan rusuh pasti “anarki”, termasuk juga waktu ada copet ketangkep terus digebukin

  21. anotherorion says:

    martoart said: Lawan utama fasisme adalah Komunisme, terlebih Anarkisme. Sosialisme adalah ideologi sayap kiri juga dibawah naungan Marxisme..

    Lho tak kiro fasis malah koncone komunis, jebule beda2 to, kapan2 ditulis kang perbedaan fasis, komunis, sosialis ijih bingung mbedake

  22. ohtrie says:

    t4mp4h said: ini layak copy paste …. banyak orang asal njeplak tentang “anarki” … asalkan rusuh pasti “anarki”, termasuk juga waktu ada copet ketangkep terus digebukin

    banyak massa di FB sampean dabbb… hukumnya wajib disebarluaskan tuhhh…*dan aku sempet juga adu argumen mengenai hal ini bebarengan kemarin Indo lawan Malay final main bola itu je, kebetulan juga temen kantor, saiki wonge njuk serik karo aku kae, ben sak karepe lah…. :))

  23. karonkeren says:

    kalo gua pikir … sebenarnya masyarakat kita itu anarkis sejak lahir … dan di masa sekarang banyak profesi profesi gak resmi yang lahir seturut dengan konteks anarkis itu … ojek, timer bus kota, penjual kopi keliling, dll … mereka berinisiatif sendiri, mengisi ruang ruang antara yang kosong, merebut kuasa atas ruang publik dari hukum dan penguasa, dllini satu bentuk kultur anarkis yang beda sama inggris ya … di inggris mereka butuh anarki karena sistem monarkinya, sehingga muncul ikon ikon kayak malcolm mc laren, sex pistols, viv westwood, dll … kalo di indonesia kayaknya emang udah taken for granted, tapi kemudian dipelintir sehingga asal jeplak semua … eniwei buat gua iwan fals jauh lebih anarkis ketimbang sid vicious dan pasukan sex pistolsnya … hehehemaap kalo komennya kurang anarki … hihihi

  24. zaffara says:

    martoart said: Sampai waktunya tiba, revolusi ada di depan pintu istana dan mengetuknya dengan cinta.

    Valentine nan politis🙂

  25. martoart says:

    karonkeren said: sid vicious dan pasukan sex pistolsnya …

    Dan elu juga pasti sangat tahu bahwa sejarah keanarkian mereka bikinan sang manajer.Komen lu sangat anarkis bro. trims

  26. martoart says:

    zaffara said: Valentine nan politis🙂

    hahahaha Winiieeee… dendam ke Luqman kok aku yg kena. hahahaha

  27. wikan says:

    Anarki adalah anak kandung dari RI (eh itu anakRI ya🙂 )

  28. karonkeren says:

    martoart said: Dan elu juga pasti sangat tahu bahwa sejarah keanarkian mereka bikinan sang manajer.

    yups bener bangetsss … dan kalo ngeliat timeline sejarah di inggris masa itu … ya emang disono butuh banget keanarkian yang seperti itu … hehe

  29. imanberiman says:

    martoart said: Sampai waktunya tiba, revolusi ada di depan pintu istana dan mengetuknya dengan cinta.

    Kapan? Kapan-kapan? hehehhehehe

  30. ohtrie says:

    karonkeren said: timeline

    baca kata2 ini ketauan kebanyakan mainnya di kampung sebelah kerjaannya berkicau nihh….!!! :))

  31. rengganiez says:

    ohtrie said: mengikuti bersama Munarman hari ini enggak Niez…?? aku ketinggalan je…

    nggak… sorry rodo muwal aku nek ndelok deweke

  32. martoart says:

    rengganiez said: nggak… sorry rodo muwal aku nek ndelok deweke

    tak kandhakke lo…

  33. karonkeren says:

    ohtrie said: baca kata2 ini ketauan kebanyakan mainnya di kampung sebelah kerjaannya berkicau nihh….!!! :))

    kampung sebelah yang rancang bangunnya ngikut ngikut profesi gue … tukang edit video … makanya disono mau berkicau aja harus ada timelinenya dulu … gak mutu emang tuh twitter … hahaha

  34. ohtrie says:

    rengganiez said: nggak… sorry rodo muwal aku nek ndelok deweke

    wwoalahhh, aku ketingalan time-line je dina ikii….wakakakak, timeline lagi timeline lagii…!

  35. rengganiez says:

    martoart said: tak kandhakke lo…

    kandake wae…..ben sekallian digeruduk🙂

  36. kudune iki dilebokne neng pelajaran PMP. (eh, PPKN). *jenenge opo toh neng kurikulum saiki pelajaran ngene iki?

  37. afemaleguest says:

    Civics …kebetulan tahun ajaran ini aku ketiban sampur ngajar ‘Civics’ kelas 7 dan 9.atau mungkin disebut ‘Civics’ karena kita memakai buku yang bilingual, yang terjemahannya banyak yang ngawur, wkkkkkk …and my students hate this lesson. aku yang harus cerdik memilinnya dengan kegiatan sehari-hari sehingga tidak terkesan ‘belajar’ sesuatu yang hanya di awang-awang belaka.hafalan pasal-pasal UUD 1945 hafalan peraturan/hukum ini itu …Sh*t! lha wong gurune dewe wae males, wkkkkkkk …

  38. afemaleguest says:

    wikan said: Anarki adalah anak kandung dari RI (eh itu anakRI ya🙂 )

    bedo sithik ra popo be’e …karo kanca dewek.

  39. martoart says:

    afemaleguest said: kanca dewek.

    Kanca diewekhahaha

  40. martoart says:

    afemaleguest said: sssttttt ….^_^

    Oh ya Na, pertanyaanmu ttg Orang Afro-Amerika yang menyebut ‘Niga’ kepada sesama rasnya, atau Orang Betawi yang bilang “Cina Lu” kepada Orang Cina, sebenarnya menemu jawaban di tulisan ini.

  41. martoart says:

    Boleh juga tulisan ini dibagi kepada yang lain, yg mungkin tak berkesempatan baca di MP. Saya berterimakasih untuk itu.

  42. afemaleguest says:

    martoart said: Oh ya Na, pertanyaanmu ttg Orang Afro-Amerika yang menyebut ‘Niga’ kepada sesama rasnya, atau Orang Betawi yang bilang “Cina Lu” kepada Orang Cina, sebenarnya menemu jawaban di tulisan ini.

    hmmm … thanks …kudu mantengin lagi berarti, biar menemu jawabannya, maklum lagi konsen ke hal lain …*hidup excuses*lol

  43. seblat says:

    karonkeren said: dan di masa sekarang banyak profesi profesi gak resmi yang lahir seturut dengan konteks anarkis itu … ojek, timer bus kota, penjual kopi keliling, dll … mereka berinisiatif sendiri, mengisi ruang ruang antara yang kosong, merebut kuasa atas ruang publik dari hukum dan penguasa, dll

    yang kemudian disebut sektor informal, yg sekarang ini menjadi sektor yg paling berdaya, menghidupi rakyat secara mandiri… yang tragisnya bukan merupakan bagian dari program pemerintah, malah sering di “rusuhi” oleh pasukan sipil bentukan pemerintah benama Satpol PP. Mereka bahkan tak tersentuh oleh program kredit usaha kecil, karena prasarat untuk pengajuan kredit tsb susah dipenuhi oleh “pengusaha2 kecil” tersebut yg kebanyakan kaum urban&orang yg besar di jalanan, atau kolong jembatan, dgn identitas tak jelas.. bagi saya, Merekalah Anarko sebenarnya..

  44. afemaleguest says:

    martoart said: Boleh juga tulisan ini dibagi kepada yang lain

    DONE!^_^

  45. martoart says:

    seblat said: yang tragisnya bukan merupakan bagian dari program pemerintah, malah sering di “rusuhi” oleh pasukan sipil bentukan pemerintah benama Satpol PP.Mereka bahkan tak tersentuh oleh program kredit usaha kecil, karena prasarat untuk pengajuan kredit tsb susah dipenuhi oleh “pengusaha2 kecil” tersebut yg kebanyakan kaum urban&orang yg besar di jalanan, atau kolong jembatan, dgn identitas tak jelas.. bagi saya, Merekalah Anarko sebenarnya..

    Maka, siapa kiranya yang akan menjadi Muhammad Yunus dengan Grameen Banknya? Rasanya, dia adalah pelaku anarki yg layak diteladanihttp://shavaat.wordpress.com/2008/01/17/muhammad-yunus-dan-grameen-bank/

  46. okeboo says:

    uda tau sebenrnya kl kata anrki yg dipakai di media massa itu berbeda dg arti sebenernya. tp ga ngira sampai senjelimet ini ya:D.aku baca lagi deh pelan2, maklum otak enggak nyampe ke bahasan berat begini:DTFS!

  47. karonkeren says:

    kalo gue sebenarnya akhir akhir ini lebih tertarik ngebahas …kenapa para anarko yang menyatakan dirinya anarko, secara sikap dan perbuatan justru nggak mutu dan sangat cemen dibanding para anarko yang yang gak pernah menyatakan diri anarko atau bahkan mungkin gak tau anarkis itu apa …ini satu fakta di indonesia lho ya … gue nggak mau menunjuk ke satu atau dua kelompok dan komunitas tertentusekarang apa tindakan yang anarko itu cukup dengan foodnotbombs, media alternatif, advokasi masyarakat miskin, serta perlawanan terhadap narasi narasi besar … buat gue NGGAK !dalam masyarakat tradisional indonesia sejak jaman dulu juga udah ada foodnotbombs hanya tanpa label itu …. bahkan tahun 80an dulu, bob sadino juga tiap minggu sering bagi bagi bahan makanan ke orang orang miskin hanya tanpa label itu … kalo gak percaya, gue punya temen yang tetangga bob sadino di jaksel era segitu … sehingga akhirnya gue mikir fnb ini malah cuman jadi semacam gerakan onani doang karena gak ngerubah apa apalalu media alternatif … ini emang penting, tapi seberapa jauh daya perlawanan media ini, itu adalah sebuah pertanyaan besar … gue pernah ada pengalaman, sama beberapa teman bikin artikel tandingan tentang sejarah underground indonesia yang kemudian diterbitkan di suatu fanzine yang beredar di surabaya dan malang … tapi kebenaran yang diyakini anak muda sekarang tentang underground indonesia tetep aja yang versi majalah musik mainstream … *silakan tebak sendiri majalah apa dan sapa penulisnya … heheheatau kita bilang advokasi kaum miskin serta perlawanan terhadap narasi narasi besar … semua juga tau kapitalis fuck dan government itu sucks … bahkan seringkali beredar wacana boikot sana boikot sini dengan alasan antek kapitalis multinasional … tapi yang lebih penting adalah pemberdayaan masyarakat miskin itu sendiri untuk mandiri … ini yang selalu luput … coba kasih tau gue, komunitas anarko di seluruh kota besar indonesia yang beneran memberdayakan masyarakat lewat program kayak workshop atau pelatihan atau apalah … gua sampe sekarang cuman berani nyebut satu nama yaitu institut a, dan gue gak tau sampe kapan mereka bisa berdiri terkait masalah finansial mereka yang ajrut ajrutanblom lagi beberapa kasus hukum yang dialami beberapa anak2 anarko yang bikin gue semakin lama semakin sinisgue lebih suka ngeliat orang orang anarko yang gak tau apa apa soal anarko katakanlah itu tukang ojek, timer bus kota,, penjual kopi keliling, tukang odong odong, polisi cepek, dll … buat gue mereka itu keren banget walau berada dalam sisi yang remeh temeh dan sangat tidak heroikentah ya …kita orang indonesia, semua memiliki sel sel anarko, tanpa kita harus melabelkannya, kita adalah anarkis itu sendiri … yang perlu kita pikirkan adalah memberdayakan sel sel anarkis di tubuh kita sendiri supaya lebih produktif … ini suatu pertanyaan besar buat guehehe … sori komennya nyampah

  48. rirhikyu says:

    bingung meh komen apaan *<– komen ndak mutu*

  49. rirhikyu says:

    martoart said: Boleh juga tulisan ini dibagi kepada yang lain, yg mungkin tak berkesempatan baca di MP. Saya berterimakasih untuk itu.

    Kl gue taro di kompasiana.. gmn ya komen2 yg bakal masuk?:P*bantuin jawab tapinya😀

  50. afemaleguest says:

    setelah membaca diskusi yang ada, in short, bisakah kukatakan bahwa anarki sama dengan melakukan dekonstruksi pada tatanan status quo, Kang?~ nulis komen karo ngantuk ~

  51. martoart says:

    afemaleguest said: bahwa anarki sama dengan melakukan dekonstruksi pada tatanan status quo

    tepat

  52. martoart says:

    rirhikyu said: bantuin jawab tapinya😀

    Silakan Feb. Share aja biar pada ngeh apa itu Anarki.Kasih aja tulisan; Apabila mo komen, silakan kunjungi martoart.multiply.com.(Sekalian kita ajak orang Kompasiana hijrah ke MP)

  53. martoart says:

    karonkeren said: komennya nyampah

    Sampah yg amat diharapkan. Trims Ndre.Tapi Ndre, label, simbol, dan sebangsanya gw rasa tetep penting dong. Sebagai gerakan dan sikap ideologis, banyak hal yang turut mempertebal iman ideologisnya. Label dan simbol menemu pentingnya di sini.Nah, tanpa mengecilartikan pekerja sektor informal, bagaimanapun pemahaman apa itu anarki adalah penting, karena tanpa itu mereka hanya sekumpulan massa mengambang. Sebab pemahaman politik dan moral ideologi diperlukan dalam memetakan lawan dan bersikap.Sedangkan mengenai masyarakat Indonesia yg udah lama mengenal FNB, ya itulah yang aku juga sebut di dalam tulisan di atas, bahwa Anarkisme menemu banyak padanan dengan adab Nusantara. Dan kabar baik yg ada, mempertemukan keduanya sudah lumayan acap terjadi.

  54. afemaleguest says:

    martoart said: tepat

    hmmmm … got it!thanks ^_^

  55. damuhbening says:

    revolusi cinta….keren, aku suka,,yuk

  56. rirhikyu says:

    martoart said: Silakan Feb. Share aja biar pada ngeh apa itu Anarki.Kasih aja tulisan; Apabila mo komen, silakan kunjungi martoart.multiply.com.(Sekalian kita ajak orang Kompasiana hijrah ke MP)

    hmmm semoga kaga diapus sama admin.aku coba upload dech

  57. agamfat says:

    ilang peb. mosok gini saja diremove

  58. rirhikyu says:

    agamfat said: ilang peb. mosok gini saja diremove

    iya ilang eui.malessssskatanya krn copy pastekl gue kaga bilang copas, nanti malahan gue yang salah.malesss…makin males kesana gueeee

  59. agamfat says:

    copas nggak papa, yang penting sumbernya jelas. elu kasih pengantar nggak?ini kerjaan admin yg aneh2 saja disana. Tapi mungkin saja karena kompasiana semakin rame, menjadi information overload. semakin overload, semakin bikin pusing. paradox of choice, terlalu banyak pilihan, membuat pusing.

  60. rirhikyu says:

    udeh gue kasih semuanya admin yak pengen bangsa ngerti yg bener.*ngambeks gue, lagi ngapus2in tulisan gue yang disana. males banget kl admin bisa tau semuanya di privacy.

  61. cenilhippie says:

    martoart said: “Anarkisme berarti bahwa Anda harus bebas. Bahwa tidak ada seorangpun boleh memperbudak Anda, menjadi majikan Anda, merampok Anda, ataupun memaksa Anda. Itu berarti bahwa Anda harus bebas untuk melakukan apa yang Anda mau, memiliki kesempatan untuk memilih jenis kehidupan yang Anda mau serta hidup di dalamnya tanpa ada yang mengganggu, memiliki persamaan hak, serta hidup dalam perdamaian dan harmoni seperti saudara. Berarti tidak boleh ada perang, kekerasan, monopoli, kemiskinan, penindasan, serta menikmati kesempatan hidup bersama-sama dalam kesetaraan”

    nice!harusnya ini yang disemai oleh bangsa seluruh dunia…….*terlalu utopis?*

  62. rirhikyu says:

    ini msg dr admin : Kami menarik (unpublish) postingan terbaru anda dengan alasan postingan hanya menayang-ulangkan (copy-paste) karya orang lain.Postingan tersebut kami anggap tayang-ulang (copy-paste) dan menyalahi Tata Tertib karena alasan KUANTITAS konten; hasil karya pribadi, dalam hal ini opini/ulasan Anda jumlahnya tidak sebanding dengan karya orang lain yang anda tayangkan ulang. (konten didominasi hasil karya orang lain). Silakan tampilkan hasil karya orang lain sebagai kutipan, ilustrasi, dan/atau bagian konten postingan lainnya yang sifatnya hanya sebagai suplemen (pelengkap) dengan dibubuhi keterangan nama pemilik/sumber.Sesuai kesepakatan, kami akan menghapus semua postingan yang kami temukan hanya menayang-ulangkan (copy-paste) karya orang lain. Terima KasihAdmin

  63. afemaleguest says:

    rirhikyu said: Postingan tersebut kami anggap tayang-ulang (copy-paste) dan menyalahi Tata Tertib karena alasan KUANTITAS konten; hasil karya pribadi, dalam hal ini opini/ulasan Anda jumlahnya tidak sebanding dengan karya orang lain yang anda tayangkan ulang. (konten didominasi hasil karya orang lain).

    I see …well, aku punya juga sih akun di kompasiana, meski super jarang beraktifitas di sana, terlalu ribet mengatur waktu bernarsis ria di banyak websites, wkkkkkk … namely: blog, (untung ‘hanya’ tinggal blogspot yang kuopeni) efbe, dan empe. yang di efes sudah lama ga posting tulisan, meski ada yang minta aku tetap posting di sana, wedew, ternyata ada yang ngikutin tulisanku juga di sana, lol.*curhat ga penting*

  64. cenilhippie says:

    martoart said: Muhammad Yunus dengan Grameen Banknya? Rasanya, dia adalah pelaku anarki yg layak diteladani

    setuju!

  65. debapirez says:

    seakan kuliah pilsapat neh….

  66. agamfat says:

    rirhikyu said: males banget kl admin bisa tau semuanya di privacy.

    invasion of privacy. kalau di eropa/us sudah dihukum tuh

  67. martoart says:

    rirhikyu said: Sesuai kesepakatan, kami akan menghapus semua postingan yang kami temukan hanya menayang-ulangkan (copy-paste) karya orang lain. Terima KasihAdmin

    Ini juga soal salah kaprah tentang penolakan Copy-Paste yg dikampanyekan Kompasiana. Masak sih aku harus nulis “Kronika Kronis Anakronisme Copy-Paste”? hahahaha…Biar tahu juga apa itu Copy-left. Oh ya Feb, apakah kalo tanpa mencantumkan tulisan Copy-Paste, mereka tahu juga? Eniwei, trims upayanya.

  68. martoart says:

    cenilhippie said: nice!

    Yag ngomong Aki Berkman tuh.

  69. martoart says:

    agamfat said: copas nggak papa, yang penting sumbernya jelas

    Terlebih dapet ijin. Dasar Kompasiana, bikin Kopas jadi sialan

  70. martoart says:

    debapirez said: seakan kuliah pilsapat neh….

    Mas Beye mbolos pas bagian ini.

  71. rirhikyu says:

    Kudunya kl gue gak cantumin copypaste mrk kudunya gak tau.Tp dah terlanjur gmn?

  72. rengganiez says:

    Ah tuh kan…kompasiana yg gak banget.

  73. afemaleguest says:

    well … well … well …kemarin aku post ‘link’ ke site ini di efbe.berarti aku boleh copas ke blog-ku ya Kang? ke milis yang kuikuti?tentu alamat site ini tetap kucantumkan.^_^

  74. ikiengel says:

    yen menurutku, penggunakaan kata “Anarkhi fersi Pak Beye, lebih pada pertimbangan komunikasi, dibanding filosofi. Maksute daripada menggunakan kata bubarkan “ormas fasis”. Waduhhh……orang bingung, fasis? fasis ki opo? daging sapi yang di giling trus dibentuk kayak guling? kan malah ra karuan. jadi ya wes bener bubarkan ormas anarkhi

  75. martoart says:

    ikiengel said: yen menurutku, penggunakaan kata “Anarkhi fersi Pak Beye, lebih pada pertimbangan komunikasi

    1. Itu asumsimu2. Asumsimu ini lebih bersuasana pembelaan bagi sby3. Kalau asumsimu itu memang yang berlaku, artinya sby turut melestarikan tradisi kesalah-kaprahan4. Kalau asumsimu itu memang yang berlaku, artinya sby menyembunyikan kebenaran, malas menjelaskan fasisme, atau memang lebih menyukai fasisme.semacam itulah.

  76. ikiengel says:

    Ya, tapi kan asumsiku, beye tak tahu arti fasis. Dia cuma menggunakan “term” yang digunakan masyarakat untuk menyebut kekerasan..anarki..anarki…tuh spanduk2 gede: anarki no!!. lha kok tiba2 dia menggunakan kata baru ” fasis” lha yo secara iklan, ra masuk pak campaignya

  77. martoart says:

    ikiengel said: lha kok tiba2 dia menggunakan kata baru ” fasis” lha yo secara iklan, ra masuk pak campaignya

    Kok takut perubahan? Takut mengubah persepsi salah masyarakat? Doi tuh pake gimmick ‘Perubahan’ loh dalam kampanyenya.Aku menyayangkan pikiran sampeyan sebagai orang iklan kang;1. Fasis bukan kata ‘baru’, meskipun diperbandingkan dengan kepopularan yg luput ttg kata ‘Anarkis’ 2. Postulat sampeyan yang “Secara iklan menggunakan kata baru tidak masuk kampanye” justru lemah – untuk tak bilang bertentangan, mengingat iklan sering menciptakan kata, istilah, ataupun terminologi baru.

  78. damuhbening says:

    rirhikyu said: iya ilang eui.malessssskatanya krn copy pastekl gue kaga bilang copas, nanti malahan gue yang salah.malesss…makin males kesana gueeee

    ke sini aja🙂

  79. debapirez says:

    martoart said: Mas Beye mbolos pas bagian ini.

    pas ujiannya nyontek sm saya hehe….

  80. rirhikyu says:

    martoart said: Terlebih dapet ijin. Dasar Kompasiana, bikin Kopas jadi sialan

    yoha, banyak koq yang cabut dr sana.malessss…

  81. sepunten says:

    kalau negara yg dipimpin mental preman (dimanapun), biasanya yg ‘membela bangsa’, mengkritisi, mengkoreksi malah dibunuh, & yg menjilat dinakkan pangkat

  82. martoart says:

    tul. maka, maukah FPI berkuasa?

  83. “Komunitas anarki ada di mana-mana di Nusantara. Saya membayangkan sebuah Anarchonesia.”** Bung Marto **Sama-sama anti status quo, tapi bendera yg diusung berbeda, sehingga antar komunitas anarki tsb rentan timbul perseteruan.Dan yg terjadi kemudian, setelah kelompok status quo tumbang, siklus itu akan kembali terulang.Kira-kira dimana letak kedamaian itu, bung Marto?oiya, suwun, saya sudah semakin paham dgn semua istilah itu setelah baca-baca di jurnal ini.

  84. martoart says:

    fightforfreedom said: Sama-sama anti status quo, tapi bendera yg diusung berbeda

    He he he… bahkan secara harafiah bendera yang dikibarkan sama bung: Hitam!Tentu juga sama2 melawan status quo. Persoalannya apakah Ashabu Rayati Suud Al Khurasan layak disebut Kaum Anarki? Jikalau mereka menghendaki status quo pengganti (Kekalifahan) dan mengedepankan jalan pedang, rasanya agak susah membangun perdamaian.Sungguh ini yang perlu kita bicarakan kalau kelak kita bertemu nanti.(Mungkin ada teman MP yg mo ikutan Multimeeting bareng Bintang Tamu kita: Bung Iwan Fight for Freedom?) )

  85. martoart said: ersoalannya apakah Ashabu Rayati Suud Al Khurasan layak disebut Kaum Anarki?

    Soal Ashabu Rayati Suud bakal panjang kalo dibahas. Atau sampeyan ada journal-nya, kita bahas di sana saja? Kalo disini bisa OOT. Maaf, belum sempat blog walking keseluruhan jurnal sampeyan :)FUI (mayoritas FPI) berencana menduduki istana negara, 1 Maret 2011 nanti, menuntut sampai Ahmadiyyah dibubarkan oleh presiden. Kalo sudah menduduki istana negara bisa saja ujung-ujungnya menuntut si beye mundur, bila tidak mengakomodir tuntutan. FUI menganggap pemerintahan pak beye adalah pemerintahan thaghut. Itu berarti masuk kategori perlawanan fasis ya? Padahal ini bisa ditunggangi kelompok-kelompok lain yg menghendaki pak beye turun (yg mengusung anarkisme).

  86. martoart says:

    fightforfreedom said: Soal Ashabu Rayati Suud bakal panjang kalo dibahas.

    Ok kita pending sampai ntar ketemu. Saya belum menulis khusus ttg itu.

  87. martoart said: Ok kita pending sampai ntar ketemu.

    aku minggu ini ke Jkt, mudah-mudahan bisa mampir HoR, sekarang tinggal tunggu undangan resmi dari klien, nanti saya kabari🙂

  88. martoart says:

    fightforfreedom said: FUI menganggap pemerintahan pak beye adalah pemerintahan thaghut. Itu berarti masuk kategori perlawanan fasis ya?

    Fasisme adalah juga sikap. Kalau merujuk pola gerak dan sejarah FPI, jelas tak bisa dikatakan tak fasis. Ketika FPI melawan Presiden, yg terjadi adalah perhadapan antar fasis.

  89. martoart says:

    fightforfreedom said: Padahal ini bisa ditunggangi kelompok-kelompok lain yg menghendaki pak beye turun (yg mengusung anarkisme).

    Kelompok lain lebih memungkinkan Militer di seberang Beye rasanya. Dan analisa saya, itu mereka yg memakai FPI.Kelompok anarki rasanya tak menunggangi FPI, karena menyalahi pola gerak perlawanan mereka sendiri. Mereka tak mau membacok lawan pinjam pedang lawan lain.

  90. martoart says:

    Makanya kawan, ketika POLRI udah punya protap Anti Anarki, dia gak sikat itu para pembunuh di Cikeusik. Tanya kenapa? Ha ha POLRI yg pintar, sebab yg di Cikeusik bukan Anarki. http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2010/10/10/brk,20101010-283651,id.htmlYg dibutuhkan Protap Anti Fasistik. Punya pak?

  91. martoart said: Ha ha POLRI yg pintar, sebab yg di Cikeusik bukan Anarki. http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2010/10/10/brk,20101010-283651,id.html

    Bisa jadi pemilihan kata itu ada grand design di dalamnya buat senjata untuk mementahkan di pengadilan nanti shg bisa sewenang-wenang ya, bung?hmm.. isi protap polri itu kok seperti kembali ke masa represif-nya ORBA ya..😦

  92. luqmanhakim says:

    Postingan yang terlewat…Nggak bisa komentar karena udah telat, dengerin bareng-bareng lagunya Sex Pistols aja nyok, Anarchy in the UK…Right now! ha ha ha ha haI am the antichristI am an anarchistDon’t know what I want butI know how to get itI wanna destroy the passer by cosI wanna be anarchy!No dogs bodyAnarchy for the U.K it’s coming sometime and maybeI give a wrong time stop a trafic lineyour future dream is a shopping scheme cos I wanna be anarchy!In the cityHow Many ways to get what you wantI use the best I use the restI use the enemy I use anarchy cos I wanna be anarchy!the only way to be!Is this the M.P.L.AOr is this the U.D.AOr is this the I.R.AI thought it was the U.K or justanother countryanother council tenancyI wanna be an anarchistOh what a nameGet pissed, destroy!

  93. martoart says:

    luqmanhakim said: dengerin bareng-bareng lagunya Sex Pistols aja nyok, Anarchy in the UK…

    trims bro!

  94. cambai says:

    saya kesulitan baca detailnya cak.. *masih sakit kepala..tapi boleh saya minta sharingnya, saya kenal istilah anarkis ini dalam teori polybius, atau teori daur ulang kekuasaan. kalau gak salah anarkis itu distorsi dari demokrasi.mungkin gak yang bikin banyak orang “kontra” prinsip anarkis, karena mengganggap anarkis adalah perusak demokrasi..maafkan keminiman ilmu saya.. tulisan cak ini saya print dan baca lagi pas saya gak sakit kepala ya cak..🙂

  95. karonkeren says:

    cambai said: mungkin gak yang bikin banyak orang “kontra” prinsip anarkis, karena mengganggap anarkis adalah perusak demokrasi..

    anarki gak pernah ngerusak demokrasi … yg ngerusak itu fasisme, chauvinisme dan ultra nasionalisme

  96. martoart says:

    karonkeren said: yg ngerusak itu fasisme, chauvinisme dan ultra nasionalisme

    Jangan lupakan Kaum Religius Fasistis yang mengharamkan demokrasi dengan mengibarkan bendera hitam Khurosan seolah anarki. Rupanya cukup mencitranegatifkan anarki.

  97. cenilhippie says:

    martoart said: Kaum Religius Fasistis yang mengharamkan demokrasi

    seperti banyak kejadian saat ini?

  98. martoart says:

    cenilhippie said: seperti banyak kejadian saat ini?

    tak terbantahkan

  99. cenilhippie says:

    martoart said: tak terbantahkan

    miris

  100. jatiagung says:

    anazkia said: pertamaxx

    baca komen dari pertamaxxx sampe terakhir…asyik cui selama ini tahunya anarki laen… jadi tahu arti anarki sebenarnya.

  101. nitafebri says:

    Pinjem buat ngelink ke Larassngasih tau apa itu anaki

  102. larass says:

    kucantumin di link ini, ijin copas link yah om

  103. karonkeren says:

    martoart said: Mereka tak mau membacok lawan pinjam pedang lawan lain.

    dari beberapa info terbaru yang gua dapat … masalahnya sekarang gua jadi rada rada meragukan apakah seseorang benar benar anarko ataukah dia anarko yang udah turn around tapi kemudian menunggangi kelompok kelompok anarko untuk aksi aksi dengan motif politis tertentu … info lebih lanjut ntar aja kalo kopi darat … banyak intel bin mengintai di blog, fesbuk dan twitter … hehehe

  104. nitafebri says:

    @karonkeren: tapi kenapa mp gak ikutan d intai BIN yaa..Huaa cemburu niih, mp ga dilirik ama bin. Padahal org kek cak marto, mas karon kan bnyk juga d marih..😀

  105. martoart says:

    karonkeren said: apakah seseorang benar benar anarko ataukah dia anarko yang udah turn around tapi kemudian menunggangi kelompok kelompok anarko untuk aksi aksi dengan motif politis tertentu ..

    ya artinya bukan anarko mereka itu. tapi ajakan bagus buat ngobrolin ini choy. ada kedai kopi nikmat berwifi serta murah deket lokasi kita. kapan?

  106. martoart says:

    larass said: kucantumin di link ini, ijin copas link yah om

    oceeee ponakan…..

  107. larass says:

    bingung mo manggil om siapa yah?? kalau om Martoart kepanjangan kalau Om Toat jadi inget nama mantan hehehehehehe yo wes Om Marto ajah dah xixixixi boleh kah???

  108. karonkeren says:

    nitafebri said: @karonkeren: tapi kenapa mp gak ikutan d intai BIN yaa..Huaa cemburu niih, mp ga dilirik ama bin. Padahal org kek cak marto, mas karon kan bnyk juga d marih..😀

    sapa bilang gak diintaiiiiiii haaaaaa …. bin gak bego … tapi yang jelas kita harus 5 kali lebih pinter !

  109. karonkeren says:

    martoart said: ya artinya bukan anarko mereka itu. tapi ajakan bagus buat ngobrolin ini choy. ada kedai kopi nikmat berwifi serta murah deket lokasi kita. kapan?

    hehehe … di rr aja ntar ngobrolnya … gue juga barusan kemaren ngobrol materi ini sama arr di ym dan kecurigaan kita mengarah ke satu institusi yang sama

  110. martoart says:

    karonkeren said: di rr aja ntar ngobrolnya

    jangan2 ada orang bin di RR hahaha. Ya udah, pasca 17 ya, bisa di HoR

  111. janotama says:

    wow,pada mau kopdar diskusiin ini ya mas marto?boleh ikutan :p ,hehe..

  112. martoart says:

    boleh saja. pasti. tapi semua tergantung Andre. he he

  113. karonkeren says:

    martoart said: tapi semua tergantung Andre. he he

    gue hari minggu kemaren barengan si arr nyariin elu buat cold beer conversation … elunya ngilang kagak ada di rumah … dan sempet kepikiran rumah lu digerebek, secara itu malem banyak orang2 dari majelis rasul bejat gak jelas lagi konvoi di komplek lu … hehehe

  114. martoart says:

    karonkeren said: gue hari minggu kemaren barengan si arr nyariin elu

    ada teknologi namanya HP bro!

  115. karonkeren says:

    martoart said: ada teknologi namanya HP bro!

    sejam sebelum gue nyariin elu, si arr lewat depan rumah elu … ada motor dan sempet liat elu sekilas … giliran gue yang kesono, elu dah gak ada … hehehe

  116. martoart says:

    karonkeren said: giliran gue yang kesono, elu dah gak ada …

    mungkin gw lagi berbuat ‘anarki’..tapi jelas bukan yg ‘DIY’! hehehe

  117. sumart74 says:

    Salam Nusantara aja deh,majulah negeriku,dan tetap jaya.

  118. rumahberita says:

    Tidak mengerti. Hanya ikut baca-baca saja.

  119. ismaw says:

    saya baru tahu kedalaman ttg paham anarkisme. selama ini setau saya kata ‘anarkis’ konotasinya selalu refer pada sesuatu yang merusak dan huru-hara/kekerasan

  120. martoart says:

    ismaw said: saya baru tah

    Anda tak sendiri

  121. dollantefran says:

    Karakter asinan buat Anarkisme… moga2 segera terbebaskanlah…

  122. martoart says:

    Buat nambah info biar ga terjadi anakronisme anarki…http://www.anarchoi.com/faq-anarki/

  123. isaanshori says:

    hoo.. ternyata ada pergeseran makna ya. tp pas baca2 di wikipedia bentar history ttg anarkisme, bentuknya macem2 juga. Makasih cak buat infonya ^___^*oiyo, tulisan persis setahun yg lalu iki. hehe😛

  124. martoart says:

    isaanshori said: *oiyo, tulisan persis setahun yg lalu iki. hehe😛

    oh iya baru nyadar aku. ini kan memang dulu buat valentinan. he he..

  125. isaanshori says:

    martoart said: oh iya baru nyadar aku. ini kan memang dulu buat valentinan. he he..

    he he he…

  126. martoart says:

    isaanshori said: he he he…

    trims dah baca bung.

  127. isaanshori says:

    martoart said: trims dah baca bung.

    sami2… ^__^

  128. apri23 says:

    hmm..pernah dengar sih bahwa anarkisme itu ideologi yang punya basis filsafatnya sendiri, tapi pergeseran makna anarkisme jadi ideologi yang identik kekerasan, apa mungkin berasal dari para penganutnya sendiri, jadi bukan dari sebuah propaganda agen kapitalis…terutama ketika Sosialisme membonceng, menjadikan anarkisme jadi semacam kuda troya untuk merebut kekuasaan kapitalisme, Dan ketika Sosialisme berkuasa, Jangan-jangan anarkisme–oleh para penganutnya–malah dijadikan AnJing Herder pengawal setia Sosialisme….yang menggonggong keras kepada kaum liberal yang kritis…Makse sense kan..?

  129. martoart says:

    apri23 said: pergeseran makna anarkisme jadi ideologi yang identik kekerasan, apa mungkin berasal dari para penganutnya sendiri, jadi bukan dari sebuah propaganda agen kapitalis…

    Ada bagian dalam tilisan yg memaparkan singkat ttg itu. sisanya silakan analisa sendiri

  130. martoart says:

    apri23 said: ketika Sosialisme membonceng, menjadikan anarkisme jadi semacam kuda troya untuk merebut kekuasaan kapitalisme, Dan ketika Sosialisme berkuasa, Jangan-jangan anarkisme–oleh para penganutnya–malah dijadikan AnJing Herder pengawal setia Sosialisme…

    Setahu saya belum ada sejarah sosialisme berkuasa melalui tunggangan anarkisme. perlawanan terbesar kaum anarki adalh melawan fasisme, dipimpin oleh Durruti.

  131. martoart says:

    apri23 said: Dan ketika Sosialisme berkuasa, Jangan-jangan anarkisme–oleh para penganutnya–malah dijadikan AnJing Herder pengawal setia Sosialisme….yang menggonggong keras kepada kaum liberal yang kritis…

    Anarki pada banyak hal bersepakat dengan sikap kritis kebebasan/liberalisme. Perlawanan tidak terjadi pada wilayah itu, kecuali pada kebebasan pasar. Tapi kalo itu yang Anda maksud, lawan anarki di sini adalah kapitalisme, bukan sosialisme.

  132. brotherihda says:

    jadi tahu tentang anarkisme, kemarin juga sempet ketemu orang pengikut anarkisme gitu, dan sebenernya sih logis klo berdasar tulisan di atas. yang penting jangan nyambit rakyat aja,hehe

  133. martoart says:

    brotherihda said: yang penting jangan nyambit rakyat aja,hehe

    Tul! Justru itu yg diharamkan oleh Anarkisme.

  134. martoart says:

    anotherorion said: nderek nge-link tulisan iki neng http://anotherorion.com/2012/03/anarkisme-ahimsa/ kang

    monggo, trims untuk ikut membagi.

  135. dollantefran says:

    Asik ya thread ini, ga pernah habis masa nya. Makin dibaca makin membuka mata. Penasaran pengen ketemu penulisnya!

  136. martoart says:

    dollantefran said: Asik ya thread ini, ga pernah habis masa nya. Makin dibaca makin membuka mata. Penasaran pengen ketemu penulisnya!

    Kapan ada waktu Tef? cek PM kalo ga terlambat.

  137. mupengml says:

    matur nuwun Pakde :Dbersyukur link ini dicentelin di komen dimarih http://multiply.com/mail/message/rasikiniin:notes:40?replies_read=26kalo nggak, mungkin saya gak bakalan tau :))*modus ninggalin jejak dengan komen gak bermutu*

  138. martoart says:

    mupengml said: *modus ninggalin jejak dengan komen gak bermutu*

    he he.. aku juga suka gitu loh sbenarnya…

  139. jampang says:

    kalau nggak ada anarki, maka dunia ini nggak rame:D

  140. ramarizana says:

    izin nyimak ya,pak martoart.jejak komentar saya yang pertama kayaknyamatur nuwun🙂

  141. martoart says:

    ramarizana said: jejak komentar saya yang pertama kayaknya

    Terima kasih Rama telah menyimak postingan ini. Silakan jejaki yang lain kalo sempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s