Take It ISI

Jalan ke Gampingan..

Tak pernah ada tujuan..

Membelah pasar (Serangan)..

Gandung yang selalu datang..

Tentulah plesetan dari lagu Iwan Fals berjudul ’22 Januari’ yang dilantunkan mahasiswa Gampingan setiap 15 Januari. Itu adalah tanggal ulang tahun Fakultas Seni Rupa – Institut Seni Indonesia (FSR-ISI) Yogyakarta yang merujuk kepada hari lahir Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) sebagai cikal-bakalnya pada 15 Januari 1950. Dan mahasiswa seni rupa yang berkampus di Jl. Gampingan 1 selalu menggelar perayaan ‘KADO’ dari sore hari hingga bertumbangan menjelang pagi. Saya tak tahu apakah sekarang tradisi ini masih terpelihara dengan berpindahnya kampus di lokasi baru Sewon, Bantul.

Tapi setidaknya ada satu peristiwa yang tak akan saya lupa. Di suatu siang tanggal 13 Januari 1994, tiga tentara tak berseragam mendatangi rumah bersama kami di Jl. Garuda, Condong Catur, Sleman, yang sekaligus menjadi sekretariat Dewan Mahasiswa dan Pemuda Yogyakarta (DMPY). Seperti biasa saya menemui mereka. Tapi kali ini sang komandan – yang saya tak ingat lagi siapa namanya, dengan tegas memperingatkan agar DMPY tidak menggelar aksi pada 15 Januari. Sebenarnya seluruh jaringan aktivis DMPY sudah tahu bahwa pada tanggal itu Soeharto akan ada di Universitas Gajah mada (UGM) untuk meresmikan Auditorium Graha Sabha Pramana. Kami bahkan sebelumnya juga sudah rapat bersama jaringan di luar DMPY dan bersepakat untuk tidak turun ke jalan. Komandan senang dengan apa yang saya janjikan, meskipun saya tak mengatakan bahwa seluruh aktivis hanya akan datang dan aksi duduk membelakangi panggung di mana Soeharto berpidato. Namun bukan kebiasaan tentara kalau tidak lantas nyelonong ke ruang belakang sekretariat.

Dan di halaman belakang mereka menemukan Bob Sick, Cenung, Boncel, dan beberapa mahasiswa ISI sedang mengecat spanduk dari bagor besar bertulis ‘MALARI’. Segera sang komandan mencabut pistol dari balik baju, menempelkannya ke pipi saya, dan mengancam untuk tidak memperingati hari bersejarah Hariman Siregar itu. Penjelasan saya tak dihirau. Spanduk yang setengah jadi tadi disita dibawa pergi. Di halaman belakang sekretariat DMPY kami dibikin keki dan tertawa sendiri, mengingat apa yang rencananya tertera di bawah ‘MALARI’ tadi: “Malam Lahirnya ASRI”. Dan malam 15 Januari tahun itu, perayaan ‘KADO’ cukup seru meski tanpa backdrop panggung lantaran disita tentara.


Gampingan

Tujuh tahun di kampus ini saya merasai kebebasan tiada tara. Barangkali memang itu yang menjadi semangat dan etos kerja staf dan mahasiswanya. Dan memang itu yang diamanatkan Presiden Republik Indonesia yang pertama:

Saya telah lihat-lihat di “ASRI”. Ternjata bahwa kemerdekaan membawa kemadjuan djuga di lapangan kesenian. Kemerdekaan memang berarti “Pembebasan”. Kesenian kita, yang dulu dalam jaman pendjadjahan terbelakang, mendjadilah bebas merdeka di alam kemerdekaan. Terbanglah membubung di angkasa laksana burung ealang-radjawali!1 Pebruari 1955, Sukarno.

Hampir seluruh civitas akademika memaknai kebebasan secara aklamatik: Bebas berkesenian. Tak pelak sejak berdiri, kampus ini banyak mendapat cibiran. Stigmanisasi semacam; Menuhankan seni, kesenian sebagai panglima, melawan norma dan ajaran agama, tak tahu aturan, susah dikoordinir, tak layak kerja kantoran, masa depan suram, dan seterusnya adalah hal biasa dan tak sepenuhnya salah. Tradisi kebebasan merasuk mahasiswa sejak pertama masuk gerbang Gampingan, dan kelak melekat erat sebagai tabiat. Bersikap bebas dari berkarya hingga memutar ganja di kelas, dari beride hingga bercinta (Terima kasih ‘Otonomi Kampus’ dan teman-teman Menwa yang membuat kami aman terjaga), dan terlebih catatan sejarah yang menyatakan perguruan ini didirikan oleh orang-orang kiri.

Stigma dan tabiat nyata itu telah membuat kampus ini menjadi kurang diminati keluarga ‘baik-baik’. Saya berasal dari keluarga ‘baik-baik’, namun kemiskinan dan tradisi menjadikan mendaftar di ISI sebagai sebuah kerelaan. Kuliah di ISI pada saat itu terbilang paling murah, dan di kampung saya telah banyak lulusan ASRI. Tahun 1988 saya masuk gerbang Gampingan, dan dengan sepenuh hati percaya bahwa kampus yang kini telah membuka Pasca Sarjana ini tak mungkin membuat saya gila.

Sampingan

Demontrasi adalah sampingan berkesenian di ISI. Tentu tak semua sepakat. Setidaknya ada beberapa mahasiswa yang sengaja mengambil jarak dengan kehidupan gerak politik jalanan. Apalagi pada era itu, era pasca pemberlakuan Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK) di mana unjuk rasa amat langka dan aparat amat suka membuat luka.

Para pengajar ISI lebih memberi dukungan kepada para aktivis mahasiswa. Secara tak tertulis mereka memberi despensasi membolos dan fasilitas untuk berunjuk rasa. Seperti misalnya yang dilakukan Drs. Narno S. salah satu Dekan FSR (1991 – 1993). Beliau menggelar parodi upacara bendera ketika melepas bis kampus yang membawa para aktivis menuju gedung wakil rakyat di Jakarta. Saya ingat itu aksi penentang pembangunan lapangan golf Bali Nirwana Resort (BNR) dari Bakrie Group. Pak Narno, dekan yang pernah bekerja sebagaimana Gandung ini memang sangat dekat dengan mahasiswa. Beliau bahkan pernah tergaruk polisi Wirobrajan saat menemani mahasiswa mendisplay karya di Sasana Ajiyasa. Apa yang bisa membunuh kantuk selain ngopi dan berjudi di malam hari? Hanya nasib naas saja yang malam i
tu membawa patroli nyelonong masuk ISI.

Perduli akan kemanusiaan dan nasib rakyat kecil memang menjadi semacam ruh berkesenian mahasiswa Gampingan. Dari jaman Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) hingga Taring Padi (TP). Semangat “Jiwa Ketok” yang ditekankan oleh S Sudjojono, Sang Mestro, lebih menjadi sebuah pegangan berkesenian daripada asal indah, Moiindie.

Sampingan yang lain adalah tentu saja bagaimana agar selalu ada uang untuk ngangkring dan pacaran. Sampingan bagi mahasiswa Gampingan sering yang utama, dan kuliah justru menjadi side job-nya. Maka berlama-lama lulus atau bahkan tak meneruskan kuliah adalah sebuah kewajaran. Saya tak setangkas teman lain dalam mencari uang sampingan yang bersifat tetap, namun begitu dengan kesombongan ideologis rela menolak uang bulanan dari Beasiswa Super Semar. Uang justru sering saya dapat dari hasil lomba poster dan logo.

Namun suatu saat tak mampu menolak uang hadiah dari McDonald’s saat karya tulis saya berjudul “Seni Rupa untuk Rakyat” menjuarai lomba sebagai karya terbaik dalam rangka Lustrum ISI Yogyakarta 1995. Rasanya bisa dimaafkan karena saat itu saya harus membayar kontrakan rumah, dan sisanya untuk mentraktir teman di warung ‘Nesu Mulih’ milik pasangan Mbak dan Mas Is yang menempel tepat di pagar kampus.

Tulisan ini barangkali bisa menjadi sebuah ‘KADO’ buat kampus Gampingan. Selamat Ulang Tahun. tetep nge-Art!


Pagi 15 Januari 1994, di Bulaksumur.

Para aktivis berbagai kampus sebel menunggu kami. Andai saja mereka tahu bahwa di Gampingan, kami berserakan akibat berbagai minuman dan obat tak jelas semalam.

This entry was posted in Seni. Bookmark the permalink.

155 Responses to Take It ISI

  1. martoart says:

    1. Foto-foto yang ada di sini saya unduh melalui internet. Bagi yang merasa memiliki dengan syah, tolong sampaikan ke saya, untuk saya beri kredit.2. Saya menyarankan Anda mengeklik link yang ada. Sungguh menarik dan lumayan menghibur. 3. Bagi yg tahu tahun berapa Soeharto ngresmiin Balairung Pusat UGM, tolong kasih tahu dong. Trims.4. Gimana ya agar tampilan layout bisa rapi?———Keterangan foto:1. Paling atas adalah perubahan logo Asri ke ISI.2. Yang berdiri itu foto Bob Sick saat masih ‘bersih’3. Sukarno ke ASRI dan..4. memberi pesan keren.5. Formasi mahasiswa yg berupa tulisan ISI dalam Lingkaran adalah foto karya Pak Risman Marah. Saya ada di dalamnya, saat itu opspek tahun 1988.6. Yang bawah adalah foto mahasiswa ISI lagi ngeGig di bawah beringin7. Sampingnya foto Bis Kampus.8. Foto berjajar tiga adalah formasi Civitas Akademika dari generasi ASRI hingga ISI di depan tulisan ASRI.9. Foto paling bawah adalah para mahasiswa yang tampangnya tampak mau menghutang di warung Mbak Is.

  2. dekmaniezt says:

    martoart said: Gimana ya agar tampilan layout bisa rapi?

    hurufnya diperbesar

  3. jipiyanuar says:

    martoart said: ‘MALARI’ tadi: “Malam Lahirnya ASRI”.

    huahahaha..

  4. jipiyanuar says:

    martoart said: Soeharto ngresmiin Balairung Pusat UGM,

    Bukan Soeharto tapi Soekarno.. kalo gak salah 19 Desember 1949..kalau Soeharto ngresmiin Gedung Graha Sabha Permana, itu loh stadion yang diinciki gedung buat nggelar mantu itu loh.. mungkin maksudnya gedung yang ini kan?

  5. martoart said: 1. Foto-foto yang ada di sini saya unduh melalui internet. Bagi yang merasa memiliki dengan syah, tolong sampaikan ke saya, untuk saya beri kredit.

    Sumpe, tadinya saya udah telanjur akan memberi kredit tentang betapa saya sangat terkesan dengan apiknya filling-mu, mas. Untung, baca keterangan ini sebelum memuji-muji sedemikian rupa.

  6. martoart says:

    jipiyanuar said: kalau Soeharto ngresmiin Gedung Graha Sabha Permana, itu loh stadion yang diinciki gedung buat nggelar mantu itu loh.. mungkin maksudnya gedung yang ini kan?

    Betuuuullll. gedung yang super guedhe itu. Tahun berapa ya?

  7. martoart says:

    dekmaniezt said: hurufnya diperbesar

    diemut?

  8. tintin1868 says:

    orang gampingan ternyata..

  9. dekmaniezt says:

    yah bisa juga sihh,,, sambil dielus-elus dikit sama dijilat kaya eskrim tuuh =’=toweeenggg….eh, yang ini manis juga, nomer hapenya dong,,,jangan nomer kutang yang dia pake

  10. agamfat says:

    Tulisan penghormatan almamater yang keren!!!! Hidup Malari!!!! Hahaha

  11. martoart says:

    dekmaniezt said: nomer hapenya dong

    Pager aja lom nongol jaman itu!

  12. luqmanhakim says:

    martoart said: kampus ini menjadi kurang diminati keluarga ‘baik-baik’

    Sebagai anak penurut yang datang dari “keluarga baik-baik”, gw cuma bisa sedih, setelah ngebaca, ngeliat dan mencermati tulisan dan gambar di sini bahwa…Gw nggak boleh kuliah di ISI sama orang tuaaaaa…!!!

  13. agamfat says:

    Kompas pernah nulis profil pelukis alumni ISI yg kawin dg orang Malaysia-Cina, Wayan siapa gitu. Wayang bilang kalau anak ISI itu karena kere, selalu mencari pacar orang asing yang punya duit, supaya rokok dan mabok terjamin hehehe

  14. jipiyanuar says:

    martoart said: Tahun berapa ya?

    Tahun 1994 bro.. aku kayaknya ikut usek di bulaksumur :))baca ini: http://rumahpengetahuan.web.id/ugm-dalam-lintasan-sejarah/1994Prof. Dr. Soekanto Reksohadiprodjo M.Com menjadi rektor ke 10. Kalangan mahasiswa menolak dan menjulukinya sebagai rektor drop-dropan.Auditorium Graha Sabha Pramana diresmikan oleh Soeharto dengan biaya pembangunan Rp 9.069 milyar.Desember, sejumlah mahasiswa mendeklarasikan Dewan Mahasiswa UGM, di Fisipol, diwarnai demonstrasi kontra Dema.Desember UKM keluar dari struktur KM-UGM…. nah yang terakhir ini aku kayaknya ikut jadi bidannya hehe

  15. luqmanhakim says:

    agamfat said: anak ISI itu karena kere, selalu mencari pacar orang asing yang punya duit, supaya rokok dan mabok terjamin hehehe

    Hush… Ndak bener itu. Kontra produktif sama kenyataannya…Yang pasti sih bulek lebih challanging ketimbang lokal…

  16. eh mas, piye, jadi kapan sela untuk tak recoki?*oot deh*

  17. carrotsoup says:

    huahahaha! dasar ye kalian orang2 kiri!!masa kuliah yg menyenangkan sepertinya cak, berbeda dgn saya di STAN yang terpasung kreativitasnya oleh ancaman DO dan litsus…

  18. luqmanhakim says:

    carrotsoup said: dasar ye kalian orang2 kiri!

    Karena mereka kumpulan orang kidal…

  19. martoart says:

    luqmanhakim said: Ndak bener itu

    “Kekeliruan yang disampaikan berulang-ulang akan dianggap sebagai sebuah kebenaran (Aksioma)”.Gak ingat quote siapa itu, tapi sebaiknya Agam mencermati hal ini. Dasar anak UGM! (wakakakaka)

  20. nitafebri says:

    dekmaniezt said: eh, yang ini manis juga, nomer hapenya dong,,,j

    yaa ampuun dek.. masa ngincer orang dari beda generasi..Deek.. nyadar deek.. ntu udeh bapak2 kalee…klo kenalan ibaratnya adek daon muda.. :D–edit : benerin ejaan.. ^_^V

  21. nitafebri says:

    martoart said: Namun suatu saat tak mampu menolak uang hadiah dari McDonald’s saat karya tulis saya berjudul “Seni Rupa untuk Rakyat” menjuarai lomba sebagai karya terbaik dalam rangka Lustrum ISI Yogyakarta 1995.

    kenapa emang pengen di tolak?takut dibilang Kapitalis *eeh emang jaman itu McD udah masuk produk di backlist blom yaa seperti jaman sekarang

  22. zaffara says:

    martoart said: Segera sang komandan mencabut pistol dari balik baju, menempelkannya ke pipi saya, dan mengancam untuk tidak memperingati hari bersejarah Hariman Siregar itu

    Wah pengalamannya horor jg …

  23. zaffara says:

    martoart said: catatan sejarah yang menyatakan perguruan ini didirikan oleh orang-orang kiri.

    Penasaran, apa angkutan kota pertama kali muncul di Yogya ya, so’alnya kalo penumpang angkot mau turun bilangnya : “Kiri, Kiri…!”*Kenapa nggak :”Brenti, brenti !” atau “Turun, turun” :)))

  24. luqmanhakim says:

    @ Mbak Winny…Aku juga “orang kiri” Mbak, alias left handed alias kidal

  25. penuhcinta says:

    Salah satu tulisan Cak Marto yg agak personal nih. Kayaknya asyik banget kuliah di ISI.

  26. zaffara says:

    luqmanhakim said: @ Mbak Winny…Aku juga “orang kiri”

    wah berarti pinter tuh mas *sok tau, tapi yakin

  27. afemaleguest says:

    tadi waktu gowes dari Jakal km 7,8 ke Balaikota Jogja aku melewati warung makan bernama “nesu mulih”eh ternyata di zaman ‘itu’ juga sudah ada ya?

  28. cambai says:

    martoart said: Bagi yang merasa memiliki dengan syah, tolong sampaikan ke saya, untuk saya beri kredit.

    biasanya ditulis link nya saja sudah cukup kog mas…

  29. martoart says:

    cambai said: biasanya ditulis link nya saja sudah cukup kog mas…

    Konon begitu, tapi yg namanya link di internet tuh sebuah link yang mengeling yang mengeling yang mengeling yang mengeling yang mengeling dst… sering perawinya gak jelas, sanadnya salah, mlintir, klaim, dst dst..trims, eniwei.

  30. okeboo says:

    canggih Bob Sick, tahan sakit ya ditato banyak gitu:Diya asik tulisannya mas, jadi nostalgia juga dulu kuliah di desain.

  31. ohtrie says:

    martoart said: ‘Nesu Mulih’ milik pasangan Mbak dan Mas Is

    nesu mulih e“japemethe” saiki ana hubungane karo iki ora ya mBahhhh…?

  32. ohtrie says:

    martoart said: Sampingan bagi mahasiswa Gampingan sering yang utama,

    Ada sampingan bersama PP yang notabene khan basechamp nya cuma sebelahan kampus mBahhh…..? hihihihi…

  33. martoart says:

    jipiyanuar said: Auditorium Graha Sabha Pramana

    Dengan demikian sudah saya edit. Terima kasih Den… Gusti sing mbales.

  34. martoart says:

    nitafebri said: takut dibilang Kapitalis

    Tul Nit, dituduh kapitalis lebih menyekitkan daripada dibilang kafir

  35. martoart says:

    Gak onok hubungane dab, wong Mas karo Mbak Is meninggal udah lama dan hampir bersamaan.

  36. martoart says:

    okeboo said: jadi nostalgia juga dulu kuliah di desain

    Ayo tuliskan. eh, KOMIKKAN!

  37. martoart says:

    revinaoctavianitadr said: filling

    kenapa hatiku filling…

  38. martoart says:

    luqmanhakim said: Gw nggak boleh kuliah di ISI sama orang tuaaaaa…!!!

    Sama Man, gw ditolak mentah2 pas nulis Teknik Nuklir UGM dlm formulir pendaftaran.

  39. martoart says:

    carrotsoup said: STAN

    Oh Mai God lindungilah hambamu dari STAN yg terkutuk.(he he he kampuse ponakanku!)

  40. martoart says:

    zaffara said: Wah pengalamannya horor jg …

    Tak biasanya sang kumendan tuh begitu galak. biasanya santai. Itu gegara Soeharto mudik!

  41. martoart says:

    afemaleguest said: nesu mulih

    asiknya kalo udah kenyang marah2 aja, biar diusir. gratis…

  42. martoart says:

    ohtrie said: khan basechamp nya cuma sebelahan kampus

    sampingan secara posisi aja. tak saling ganggu, tahu sama tahu.

  43. karonkeren says:

    gue dulu gak boleh masuk isi, akhirnya daftar itn malang sekampus sama si ardi, dan akhirnya bisa ditebak … tetep aja ilmu ilmu teknik gak banyak kepake di kerjaan, secara kerjaan hubungannya sama seni melulu … hahaha

  44. renypayus says:

    martoart said: Segera sang komandan mencabut pistol dari balik baju, menempelkannya ke pipi saya, dan mengancam untuk tidak memperingati hari bersejarah Hariman Siregar itu

    T__T Medeni

  45. anotherorion says:

    lha le noto potone wis apik kok kang

  46. rengganiez says:

    Cah ISI ki aneh-aneh jare bapak, jebul entuk mantu jebolan ISI hehehehe….

  47. rirhikyu says:

    *melipir* ngarasa jd anak alim bgt gue.Kampus binus, gak ikut aktifis, bukan seniman.*beneran anak alim*

  48. sepunten says:

    martoart said: namun kemiskinan dan tradisi menjadikan mendaftar di ISI sebagai sebuah kerelaan

    mending, aku lebih kere maneh… lulus sma harus kerja dulu baru nyari sekolah :)) sempet gelo ga sekolah di ISI atau IKJ, tapi sekarang setelah 18 tahun berada diindustri kreatif semakin nyadar, yg lebih penting dari knowledge adalah Link, (dan link itu salah satunya ya dari sekolah)

  49. dekmaniezt says:

    imut-imut gimana sih…kumis sama pipinya itu loh nggak nyambung… muka cubby hello kitty tapi berkumis *gemes*loh, udah bapak2 ya?? eh, iya .. gajadi deeh, kenalan sama cucunya dong :”>*ibaratnya kenalan? gw masih pupuk, belon jadi daon =’=

  50. t4mp4h says:

    martoart said: Tujuh tahun di kampus ini saya merasai kebebasan tiada tara.

    koq mung pitu tho kang ? mesti lulusan terbaik seangkatan kiy hahahahahahahahaa

  51. inyong says:

    lagi2 tulisan yang nakal dari sosok marto

  52. luqmanhakim says:

    inyong said: lagi2 tulisan yang nakal dari sosok marto

    Ha ha ha, cuma sosok Mas Inyong yang sepertinya lebih mengenal Mas Marto…

  53. rawins says:

    gandung tetep paling eksisrektor we kalah…

  54. martoart says:

    renypayus said: T__T Medeni

    Ancles Ren rasane. Pedahal cilik lho. Mbuh jenise opo, Ra dhong.

  55. martoart says:

    anotherorion said: lha le noto potone wis apik kok kang

    Ha iya, tapi tulisan itu lo. Kok jadi berantakan ukuran fontnya.Setahu aku kalo pake Mozila bisa rapi, ning aku males ngadepin Java script.

  56. martoart says:

    rengganiez said: Cah ISI ki aneh-aneh jare bapak, jebul entuk mantu jebolan ISI hehehehe….

    Gething-nyanding jarene..Sesungguhnya tulisan sampeyan ttg UNS kemarin, dan tulisan Luqman ttg UGM, turut mengomporiku untuk nulis ULTAH FSR ISI ini.Trims.

  57. martoart says:

    rirhikyu said: *melipir* ngarasa jd anak alim bgt gue.Kampus binus, gak ikut aktifis, bukan seniman.*beneran anak alim*

    Tenang, sing penting Islam.

  58. martoart says:

    sepunten said: mending, aku lebih kere

    Kok malah adu kere?Kere kok bangga.

  59. martoart says:

    t4mp4h said: koq mung pitu tho

    yo je.. nyesel.

  60. martoart says:

    inyong said: tulisan yang nakal dari sosok marto

    secara orangnya alim gitu deh..

  61. martoart says:

    rawins said: gandung tetep paling eksis

    Gandung tuh highlander sejatinya…

  62. martoart says:

    karonkeren said: gue dulu gak boleh masuk isi,

    Anak alim dari keluarga baik2 juga seperti si Luqman. Trims, setidaknya di sini udah ada dua saksi hidup bahwastigma itu bener adanya.

  63. martoart says:

    penuhcinta said: Kayaknya asyik banget kuliah di ISI

    Itulah kenapa aku menyarankan Imo bergabung.

  64. ohtrie says:

    martoart said: ning aku males ngadepin Java script.

    ora java sekrip tapi HTML piyee….?? :))

  65. inyong says:

    hahahahah biarlah Allah yang tahu hal ini tobukan kapasitas gw untuk menilai

  66. martoart says:

    TERIRING RASA SAYANG KEPADA GOTREX YG TELAH MERAPIKAN LAYOUT TULISAN INI!Tengkiyu Trex, enteng jodoh! (Besuk mo sinau caranya ah…).Wan-kawan, silakan klik Link yg ada. Agar tulisan ini tak hadir sebagai HOAX.

  67. ohtrie says:

    martoart said: di Gampingan kami berserakan akibat berbagai minuman dan obat tak jelas semalam.

    wakakakakkakakak…ana dhemit wit ringin mendemmmmm…..!!

  68. t4mp4h says:

    martoart said: TERIRING RASA SAYANG KEPADA GOTREX YG TELAH MERAPIKAN LAYOUT TULISAN INI!

    ngaku lulusan ISI koq ngono wae ngundang Gotrex … ijasahe tuku yo ?

  69. martoart says:

    t4mp4h said: ngono wae

    lha jamanku gung usum komputer je lik?

  70. ohtrie says:

    t4mp4h said: ngaku lulusan ISI koq ngono wae ngundang Gotrex … ijasahe tuku yo ?

    adoh tenan nek kudu di bandingna karo cah-cah petakumpet utawa urakurek ya Dabbb…beneran kayane ijazah tuku kuwiii, masalahe nek nganti 8 tahun ya dadi DO jee…. wakakakakaka*kelingan kanca UAJY sing meh ke DO merga expired masa kuliah ik…*

  71. martoart says:

    Alamndulillah dapet dokumen jadul saat senior nyanyiin TAKE IT ISI:

  72. rawins says:

    martoart said: Gandung tuh highlander sejatinya…

    highlander ki artine rai tembok yo mbah..?hahah

  73. t4mp4h says:

    ohtrie said: beneran kayane ijazah tuku kuwiii,

    iya curigesyen akyu, asline program studi pertama wes kena DO njur disambung program studi kedua nganti 7 tahun, gandeng kancane dhewe wes dadi dosen karo kepala jurusan njur diluluske.

  74. rirhikyu says:

    Huahahahahaha, itu kang marto? Dedhemit bener :p

  75. ohtrie says:

    t4mp4h said: gandeng kancane dhewe wes dadi dosen karo kepala jurusan njur diluluske.

    nahh..aja-aja prinsip “japemethe” iki ya berlaku pas jamane mBah Marto juga lhooo…hihihii *ngumpet ahhh*

  76. martoart says:

    rirhikyu said: Huahahahahaha, itu kang marto? Dedhemit bener :p

    click link-nya di atas, n kamu akan tahu siapa dia.

  77. rirhikyu says:

    Drtd lg pake hape mas :(Beratttt

  78. papahende says:

    Selamat ulang tahun ISI yang ASRI, melahirkan seniman yang nyeni, berisi, jero, selalu masgul dengan segala kebahlulan.

  79. tehjahe says:

    Warung nesu mulih itu, tongseng mercon nya yang gila!

  80. nitafebri says:

    martoart said: click link-nya di atas, n kamu akan tahu siapa dia.

    udah liaat..hhmmm.. kok tampang seniman banyak syerem2 siih..sbg orang awam walau gak alim banget..buat sayah ntu syereem..Tak adakah seniman yg klimis, rapi, wangi, modis…klo ada asiik deh cihuyy hahaha

  81. jipiyanuar says:

    martoart said: SampinganDemontrasi

    wooh..sampingannya jadi trasinya setan tow ?? :))

  82. martoart says:

    nitafebri said: adakah seniman yg klimis, rapi, wangi, modis…klo ada asiik deh cihuyy

    Tentu ada Dik Nita..*Nyisir rambut, n nyodorin tangan; salaman.

  83. martoart says:

    tehjahe said: tongseng mercon nya yang gila!

    Waaaahh… tul-bet! Tapi gak yakin dengan harga cabe yg mahal kek sekarang.

  84. martoart says:

    jipiyanuar said: sampingannya jadi trasinya setan tow ?

    ha ha ha… salah ngetits lagi. Ntar diedit deh. Trims.

  85. penuhcinta says:

    martoart said: click link-nya di atas, n kamu akan tahu siapa dia.

    Yg cewek meluk cowok kaus hitam tuh cantik ya. Yg mabok cuma yg cowok kayaknya, mosok pose si cewek senyum gitu. Yg aku perhatiin: muntahannya… huekkk.

  86. penuhcinta says:

    martoart said: Itulah kenapa aku menyarankan Imo bergabung.

    Boleh, tapi emaknya akan ngintilin kemana-mana.

  87. martoart says:

    penuhcinta said: Boleh, tapi emaknya akan ngintilin kemana-mana.

    boleeeehhh…Dan Imo bakal diketawain ma yang laen. kekekeke….

  88. martoart says:

    Ya, si Becky acting meluk Tony. Tapi cantiknya nggak acting loh, cantiknya beneran.

  89. ohtrie says:

    penuhcinta said: Boleh, tapi emaknya akan ngintilin kemana-mana.

    nekkk…..ISI Nggampingan ama ISI sewon (sekarang) agak beda atmospher nyahhh…di Sewon sekarang ada Masjidnya gede kokkkk…. dan benernya dulu pas mo didirikan Masjid itu juga banyak motif berkeseniannya, salah satu yang ber-art keknya juga simbah yang satu ini… jelek-jelek begini khan simbah itu orang Ngawi, jadi tetangganya santri semuahh….tapi suasananya keknya yang kurasakan teteup enakan di Nggampingan duluuu sihh, terutama suasana membaurnya dengan lingkungan sekitar lhooo…

  90. martoart says:

    ohtrie said: di Sewon sekarang ada Masjidnya

    Eiiit…. jangan salah, di Gampingan juga ada masjidnya! *Omong itu dari penulis blog ini, yg jelek-jelek gini adalah salah satu pendiri organisasi Islam pertama sejak ASRI berdiri: Keluarga Mahasiswa Islam (KMI) ISI Yogyakarta,(mana Rizieq? Mana… Mana..!)

  91. ohtrie says:

    martoart said: juga ada masjidnya!

    gedean yang di Sewonnnnn…..

  92. martoart says:

    ohtrie said: gedean yang di Sewonnnnn…..

    sing penting islam! weeeekkk….

  93. ohtrie says:

    martoart said: *Omong itu dari penulis blog ini, yg jelek-jelek gini adalah salah satu pendiri organisasi Islam pertama sejak ASRI berdiri: Keluarga Mahasiswa Islam (KMI) ISI Yogyakarta,(mana Rizieq? Mana… Mana..!)

    neneeeekkk Irmaaaaaaaaaaa….ayo kasih tanggapan buat mBah ini duwonggggg, hadiah tanggapan nenek nanti adalah bakal dituliskannya tentang jerih-payah ayahnya simbah Marto lhoo…

  94. ohtrie says:

    martoart said: sing penting islam! weeeekkk….

    wakakakkak….aku milih dibilang kafirin tapi tetap berusaha Rohmatan lil ‘Alamin wae lahh… sampean gelem melu jamaahku ora mbahhh…? syarate mung kudu dadi Imam kokkk…!!

  95. cambai says:

    martoart said: Konon begitu, tapi yg namanya link di internet tuh sebuah link yang mengeling yang mengeling yang mengeling yang mengeling yang mengeling dst… sering perawinya gak jelas, sanadnya salah, mlintir, klaim, dst dst..trims, eniwei.

    heheehehe iya.. at least, cak marto sudah ikutan meneruskan sanadnya, meskipun pernah melintir atau gimana2. toh emang dunia internet kalau gak melintir gak keren kali…hihih*komen ngaco…:P

  96. nitafebri says:

    martoart said: Tentu ada Dik Nita..*Nyisir rambut, n nyodorin tangan; salaman.

    emang situ rapi cak heheheyang laen dong.. temennya juga boleh klo ada yg rapi *tepis tangan ala tipatul..😀

  97. penuhcinta says:

    martoart said: boleeeehhh…Dan Imo bakal diketawain ma yang laen. kekekeke….

    Pastinya. Belum kebayang melepas anak nantinya gimana, dimanapun mereka nanti akan sekolah bukan hanya krn ISI-nya. Tapi ya ndak mungkin dikekep terus2an… nantilah pas sudah waktunya baru dipikirkan.

  98. penuhcinta says:

    martoart said: Ya, si Becky acting meluk Tony. Tapi cantiknya nggak acting loh, cantiknya beneran.

    Iya, cantik kayak blasteran. Kembang kampus ya.

  99. penuhcinta says:

    ohtrie said: nekkk…..ISI Nggampingan ama ISI sewon (sekarang) agak beda atmospher nyahhh…di Sewon sekarang ada Masjidnya gede kokkkk…. dan benernya dulu pas mo didirikan Masjid itu juga banyak motif berkeseniannya, salah satu yang ber-art keknya juga simbah yang satu ini… jelek-jelek begini khan simbah itu orang Ngawi, jadi tetangganya santri semuahh….tapi suasananya keknya yang kurasakan teteup enakan di Nggampingan duluuu sihh, terutama suasana membaurnya dengan lingkungan sekitar lhooo…

    Oh gitu, Cu. Makasih keterangannya. Tapi ada masjid gede apa enggak nggak jaminan tho, tergantung org2nya. Dimanapun Imo berada, mudah2an dia tetap baik.

  100. penuhcinta says:

    martoart said: Eiiit…. jangan salah, di Gampingan juga ada masjidnya! *Omong itu dari penulis blog ini, yg jelek-jelek gini adalah salah satu pendiri organisasi Islam pertama sejak ASRI berdiri: Keluarga Mahasiswa Islam (KMI) ISI Yogyakarta,(mana Rizieq? Mana… Mana..!)

    Hoh? Mosok? Terpana deh aku…hi…hi…hi.

  101. penuhcinta says:

    ohtrie said: gedean yang di Sewonnnnn…..

    Ukuran bukan segalanya Cu, yg penting lincahnya.

  102. penuhcinta says:

    martoart said: sing penting islam! weeeekkk….

    Yg penting pingsan…weekkk.

  103. penuhcinta says:

    ohtrie said: neneeeekkk Irmaaaaaaaaaaa….ayo kasih tanggapan buat mBah ini duwonggggg, hadiah tanggapan nenek nanti adalah bakal dituliskannya tentang jerih-payah ayahnya simbah Marto lhoo…

    Ish, wong Cak Marto memang mau nulis tentang bapaknya… bukan krn mau kasih hadiah buat aku. Apalah artinya dirikyu ini…cuihh.

  104. penuhcinta says:

    ohtrie said: wakakakkak….aku milih dibilang kafirin tapi tetap berusaha Rohmatan lil ‘Alamin wae lahh… sampean gelem melu jamaahku ora mbahhh…? syarate mung kudu dadi Imam kokkk…!!

    Ogah ikut dirimu, Trie… syaratnya harus gundul kan?

  105. ohtrie says:

    penuhcinta said: Ukuran bukan segalanya Cu, yg penting lincahnya.

    wohhh gitu ya Nekkk….manggut manggut pecaya aja ama yang lebih berpengalaman, bweheheheee

  106. ohtrie says:

    penuhcinta said: Ish, wong Cak Marto memang mau nulis tentang bapaknya… bukan krn mau kasih hadiah buat aku. Apalah artinya dirikyu ini…cuihh.

    asemik,neneekkkk…… gak bisa diajak sandiwara nihhh….!!!sesama insan beriman yang mnendapat anugerah bocoran postingan mBah Marto selanjutnya teteup harus ekting duwongg….

  107. ohtrie says:

    penuhcinta said: Ogah ikut dirimu, Trie… syaratnya harus gundul kan?

    hahahhaa…yawis nenek kalo gak mau ikut berangkat aja duluan, nanti aku yang nyusul wissss… :))

  108. penuhcinta says:

    ohtrie said: wohhh gitu ya Nekkk….manggut manggut pecaya aja ama yang lebih berpengalaman, bweheheheee

    Ukuran masjid iki! Yang sengrius dikit dong. Mosok mau becanda melulu. *ketawa guling2 sampai nungging*

  109. penuhcinta says:

    ohtrie said: asemik,neneekkkk…… gak bisa diajak sandiwara nihhh….!!!sesama insan beriman yang mnendapat anugerah bocoran postingan mBah Marto selanjutnya teteup harus ekting duwongg….

    Hua…ha…ha… aku jujur dan polos soalnya… cuih.

  110. penuhcinta says:

    ohtrie said: hahahhaa…yawis nenek kalo gak mau ikut berangkat aja duluan, nanti aku yang nyusul wissss… :))

    What the kamsud? Berangkat kemane nih? Mentang2 gue udah nenek2! *getok cucu pake payung*

  111. debapirez says:

    wah…..untung Cak Marto ga diciduk. klo diciduk, pasti skrg dah jd politisi hehe…Cak Marto disana 7 tahun yak. temen saya lbh lama lagi. smp dimarahin dosennya: “uang bayaran semestermu aja smp ga cukup buat bayarin makan saya sehari” hehe…

  112. penuhcinta says:

    Mong omong, aku request fotonya Cak Marto pas masih kuliah dong. Boleh ya…. boleh ya.

  113. ohtrie says:

    penuhcinta said: *ketawa guling2 sampai nungging*

    psttt….Nenekkkk, inget umurrrrr…!!! jangan nungging2 didepoan umur kek gituuuuuu.. kasihan Darrel kann…. hihihi

  114. ohtrie says:

    penuhcinta said: Hua…ha…ha… aku jujur dan polos soalnya… cuih.

    yahhh…apalagi kalo lagi mandi ya nekk, puwolossssss…..🙂

  115. ohtrie says:

    penuhcinta said: What the kamsud? Berangkat kemane nih? Mentang2 gue udah nenek2! *getok cucu pake payung*

    lah pan nenek gak mo ikuttttt…..ku juga gak mau bayarin kokkk….. hihihi

  116. ohtrie says:

    penuhcinta said: Mong omong, aku request fotonya Cak Marto pas masih kuliah dong. Boleh ya…. boleh ya.

    ini opderekot aja nekkk…ntar urusan belakang cingcay lahhh…

  117. penuhcinta says:

    ohtrie said: psttt….Nenekkkk, inget umurrrrr…!!! jangan nungging2 didepoan umur kek gituuuuuu.. kasihan Darrel kann…. hihihi

    Belum nungging, encok udah kumat Cuuu!

  118. penuhcinta says:

    ohtrie said: yahhh…apalagi kalo lagi mandi ya nekk, puwolossssss…..🙂

    Huss…. sarung… eh saru!

  119. penuhcinta says:

    ohtrie said: ini opderekot aja nekkk…ntar urusan belakang cingcay lahhh…

    Otre… otre… bayarnya pake cash aje ye, biar gak bisa dilacak KPK.

  120. ohtrie says:

    penuhcinta said: Belum nungging, encok udah kumat Cuuu!

    wakakkaakak….*gantian aku yang ngakak jongkok euyy*

  121. ohtrie says:

    penuhcinta said: Otre… otre… bayarnya pake cash aje ye, biar gak bisa dilacak KPK.

    gak usah bayar aja nekkk…..nanti itu ajudan sama ajudan ajaaa, khan kita bisa berkelit nantinya kalo ditanya nerima duit kagakkk, ya kagak lahhh..😛

  122. penuhcinta says:

    ohtrie said: wakakkaakak….*gantian aku yang ngakak jongkok euyy*

    Husss… nanti diliatin orang, disangka edan lo ngakak sendirian. Wis ah. Aku nih mustinya ngerjain orderan kok. Eh, pas Cak Marto balik lagi, liat kita nyampah di sini, bakal diapain ya? Maaf ya Cak… jangan salahkan bunda mengandung, tapi si Trie tuh yg bikin kesandung.

  123. penuhcinta says:

    ohtrie said: gak usah bayar aja nekkk…..nanti itu ajudan sama ajudan ajaaa, khan kita bisa berkelit nantinya kalo ditanya nerima duit kagakkk, ya kagak lahhh..😛

    Oya… pinter…pinter. Sippp lah.

  124. ohtrie says:

    penuhcinta said: Maaf ya Cak… jangan salahkan bunda mengandung, tapi si Trie tuh yg bikin kesandung.

    salah sapa bapak pake sarungggg, bukan salah si Kacrut khannn…??horeeeeeeeeeeee, hihiih akhire nenek nyadar juga diajakin nyampah *lanjutin kerjaan juga ahhh…

  125. ohtrie says:

    penuhcinta said: Oya… pinter…pinter. Sippp lah.

    sapa dulu yang ngajarinnnnn, akcrut gitu lhooooo

  126. martoart says:

    Beeeeuuuhh…. dialog Irma n Gotrex jadi ingat serasa dengerin diskusi dua mhs Gampingan yg serius ngomongin seni rupa sambil kebanyakan AO.hik.. bagi dong..

  127. ohtrie says:

    martoart said: kebanyakan AO.

    enak ajahhh…AO bukan lepel kita mBahhh, kita mah TOMi taukk…!!! :p

  128. martoart says:

    debapirez said: dimarahin dosennya: “uang bayaran semestermu aja smp ga cukup buat bayarin makan saya sehari”

    Betul banget Ded, Dan itu sering jadi bahan orasi di kampus:”Kalian di sini dibayarin rakyat. Makin lama, utang-budi kalian makin gedhe! Maka apa alasan kalian menghindar dari mereka?”Dan yang ngomong tuh para senior yg waktu aku masuk SD, mereka udah masuk ASRI. Dan saat kuliah Filsafat Seni kami duduk sebangku.

  129. penuhcinta says:

    martoart said: Beeeeuuuhh…. dialog Irma n Gotrex jadi ingat serasa dengerin diskusi dua mhs Gampingan yg serius ngomongin seni rupa sambil kebanyakan AO.hik.. bagi dong..

    Wah, bangga deh dibilang kayak mahasiswa… lagi mabok pulak. Kupikir kayak murid TK jeee.

  130. penuhcinta says:

    martoart said: Dan yang ngomong tuh para senior yg waktu aku masuk SD, mereka udah masuk ASRI. Dan saat kuliah Filsafat Seni kami duduk sebangku.

    Hua…ha…ha! Seniornya sableng gini, gimana juniornya.

  131. debapirez says:

    martoart said: Betul banget Ded, Dan itu sering jadi bahan orasi di kampus:”Kalian di sini dibayarin rakyat. Makin lama, utang-budi kalian makin gedhe! Maka apa alasan kalian menghindar dari mereka?”Dan yang ngomong tuh para senior yg waktu aku masuk SD, mereka udah masuk ASRI. Dan saat kuliah Filsafat Seni kami duduk sebangku.

    haha….trnyata dah jd rahasia umum tho. biasanya kalau udah kenal side job, bisa lupa sama kuliah haha….

  132. martoart says:

    debapirez said: .trnyata dah jd rahasia umum tho

    Tul. sampe semua kenek angkutan umum di yogya (Aspada, Kopata, Kobutri, dst) dengan rela dibayar ongkos standar mahasiswa yg murah oleh om-om gampingan.Mereka sambil nanya, “Gung lulus-lulus dab?”.Jawaban, “Oh, Memperdalam”

  133. jatiagung says:

    ohtrie said: AO bukan lepel kita mBahhh,

    KTI, lequire….. nek menangi iki genah genahi nek wes tuwek mambu lemah.

  134. debapirez says:

    martoart said: Tul. sampe semua kenek angkutan umum di yogya (Aspada, Kopata, Kobutri, dst) dengan rela dibayar ongkos standar mahasiswa yg murah oleh om-om gampingan.Mereka sambil nanya, “Gung lulus-lulus dab?”.Jawaban, “Oh, Memperdalam”

    hahaha……harusnya tuh kampus diganti namanya jd: GOA Gampingan haha….

  135. sepunten says:

    ndeleng linknya malah bikin ngiler lagi… :))

  136. cenilhippie says:

    pertama di gampingankedua di sewonga ada yang keterimapadahal dah adu urat maksa mau masuk ISI….huhuhu…ngiri banget mas marto!

  137. martoart says:

    cenilhippie said: ngiri banget

    Ga perlu choy. Kampusmu kan gimanapun keren abiezt!!!

  138. cenilhippie says:

    martoart said: Kampusmu kan gimanapun keren abiezt!!!

    saudara seperguruan😀

  139. martoart says:

    cenilhippie said: saudara seperguruan😀

    tunggal guru, tunggal ilmu ojo saling ganggu*moto bakul jamu!

  140. ikiengel says:

    wowww..ch isi ta? kok ra iso nggambar?

  141. martoart says:

    ikiengel said: wowww..ch isi ta? kok ra iso nggambar?

    aku seni musik kang. nyekel bedhug.

  142. martoart says:

    Hooeeei, bagi yg mo jalan2 murah, menikmati suasana Yogya, khususnya GAMPINGAN, nih ada acar wisata senirupa buat kalian:http://sastranada.multiply.com/calendar/item/10004/DISKOMFEST_4_-_Culture_Expansion

  143. inget banget terakhir ke ISI tahun 2002, nganterin temen dari aussy cari bahan buat studi seni, dan heran seheran herannya, perpustakaan ne sepi nyenyet , iki jane kampus opo kuburan yo… he he he

  144. afemaleguest says:

    womeninfreedom said: perpustakaan ne sepi nyenyet , iki jane kampus opo kuburan yo

    kesimpulan:makhluk sejenis Kang Marto di ISI termasuk spesies langka.^_^

  145. martoart says:

    womeninfreedom said: perpustakaan ne sepi nyenyet

    kalo berisik ya tempat dugem dong…

  146. martoart says:

    afemaleguest said: kesimpulan:makhluk sejenis Kang Marto di ISI termasuk spesies langka.^_^

    kesimpulan yg salah. karena tak ada yg suka masuk perpus. gak betah, gak boleh rame. Perpus adalah tempat yg gak fun. Nyari buku? Kalo nyari buku seni yg keren di perpus Gampingan adalah salah tempat. Sejujurnya, di sudut tertentu malah ada buku2 politik kaum kiri dijaman lekra, ttg Mao Tsung Tsung, dan serial sejarah Bolshevik – Togliati, yg sekarang gak jelas ke mana. Mungkin ikut raib bersama empat buku “Art in Islam” yg disita gegara dilaporkan anak UGM (setelah cari referensi seni di Gampingan) lantaran banyak gambar Muhammad di buku itu.Gitu deeeeh…

  147. bernadawidya says:

    numpang liwat sik mBahhhh….nuwunnn… *ndelok sing meh tanggap warsa*

  148. harxnext says:

    martoart said: 2. Yang berdiri itu foto Bob Sick saat masih ‘bersih’

    hahaha…. bob sick yang tato nya luntur kemana-mana (mbalung) masuk sampe tulang ya…dia angkata sampeyan to… saya sempet nonton pameran lukisannya sekitar taun 2002-2003an yg judulnya aku cinta bapakku, kalo baca katalog nya waktu itu si kayanya memang dia contoh anak (konon dari ISI) yg mendambakan seorang ayah pemimpin “keluarga baik2″…saya kenal dia (tapi mungkin dia ngga kenal saya) karena sering ketemu di acara2 musik…. dan yg saya heran kenapa dia ada di mana2 waktu itu saya kerja di potlot air brush mbantul juga sering ketemu dia… pernah ketemu dia makan pecel lele di wirobrajan, di sana ada preman setempat yg naro karcis parkir di motor nya… eh.. giliran motornya di ambil si bob tu preman tukang parkir bengong ketakutan liat muka si Bob ga brani minta duit parkirnya..wkwkkw.

  149. martoart says:

    harxnext said: saya heran kenapa dia ada di mana2

    dia memang punya banyak kloningan

  150. wuoh… warung nesu mulih wes eksis???

  151. ohtrie says:

    martoart said: Menteri kurang kerjaan, mencipta lapangan korupsi. Siapa mo ikut?http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/12/283478/293/14/Tahun-Depan-ISI-Akan-Dikonversi/

    hahahaaseminggu lalu aku mbahas hal iki karo kanca sing saiki ngajar seni tari nang SMKI Mbugisan…misuh-misuh bocahe…

  152. ABi says:

    Mas Marto apa kabar? Mungkin sampean sudah tidak ingat dengan saya, kebetulan saya ada di 2 foto yang sampean pasang diatas. Terima kasih, saya baca tulisan sampean jadi merasa sangat terwakili sebagai salah satu insan ISI Gampingan yang sangat menikmati masa kuliahnya dulu. O ya saat ini saya berstatus “kerja kantoran”, semoga fakta ini bisa membuka mata para keluarga baik-baik terhadap masa depan menitipkan anak-anaknya di kampus tercinta kita itu.

    Salam – ABi ’91

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s