Meski Muskil Masih Mungkin

Saya tak perlu menyalahkan piala dunia sebagai alasan keterlambatan. Tanggal 26 Juni adalah sebuah hari yang perlu dicermati. Ada dua hal di sana. Hari Anti Madat Sedunia, dan Hari Anti Penyiksaan Sedunia. Dua hal yang membuat dunia ini indah apabila kita menentang yang pertama dan mendukung yang ke dua. Setidaknya menurut saya.

Pertama, tepatnya keantian pertama, perlu ditentang atau setidaknya ditinjau ulang lantaran tak semua zat madat berimbas bahaya. Ganja, hasish, juga marijuana, rasanya justru berefek bahagia setidaknya sahih sebagai pelipur sementara. Herbal natural itu jelas tak sejahat tembakau yang membuat tenggorokan kita tergantung susah melepaskannya. Ganja tentu bukan jenis isapan untuk keseharian, dan apabila diperbandingkan dengan asupan keseharian, racub mie instan lebih berdaya bunuh bagi generasi. Tapi tentu mayoritas orang baik akan tak terima ini. Karenanya, harapan ini menjadi semacam kemuskilan pertama.

Ke dua, tepatnya keantian akan penyiksaan amatlah perlu didukung bersama. Karena apapun alasannya, penyiksaan sangatlah mecederai kemanusiaan. Dia mencederai si tersiksa, pun si penyiksa. Menjadikannya bukan manusia. Saya sadar sebagai bukan ahli di wilayah ini, tapi juga bukan berarti tak punya alasan untuk tak turut menyuarakannya. Setidaknya dengan bisa merasa betapa sakit jika tubuh dan jiwa kita dinistakan, dengan itu pula kita punya hak menyuarakannya. Agar itu tak terjadi lagi, agar kemanusiaan menguasai tabiat kita kembali. Pasti banyak orang sependapat dengan saya agar tradisi penyiksaan tak ada lagi di dunia, namun para orang kejam bersama kekuasaannya tak akan rela menghentikan mekanisme pengakuan dosa ini. Karenanya, harapan ini menjadi semacam kemuskilan ke dua.

Tentu kita tak boleh mudah menyerah, tak boleh berhenti berharap. Setidaknya demi sifat kemanusiaan itu sendiri. Berusaha dan berharap.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

54 Responses to Meski Muskil Masih Mungkin

  1. martoart says:

    Poster saya bikin untuk boleh dipakai bebas para rasta dan aktivis kemanusiaan lainnya.

  2. bimosaurus says:

    madat ki masuk khomer ra kang?Yas’alunaka minal khomru wal maisiru blablablabla,Dan jika dikatakan padamu tentang khomr dan berundi, katakanlah bahwa mereka itu lebih banyak madarat daripada manfaatdadi kalau khomr itu dianggap bermanfaat, boleh ya heheheeh?

  3. ohtrie says:

    martoart said: Tentu kita tak boleh mudah menyerah, tak boleh berhenti berharap. Setidaknya demi sifat kemanusiaan itu sendiri. Berusaha dan berharap.

    amienn…hihihi, endingeee…..

  4. nitafebri says:

    martoart said: anja, hasish, juga marijuana, rasanya justru berefek bahagia setidaknya sahih sebagai pelipur sementara.

    bukannya malah jadi pelampiasan kala ada msalah..maunya lari mulu, akibatnya gak selesai deh urusannya..btw curang aah pertamaxnya diambil sendiri..😦

  5. imagina1 says:

    Meski muskil masih mungkin, mari mengusahakan, mengharapkan, maka mencerahkan masalah menuju manusiawi masih mungkin memerdekakan manusia meragu… (mmm ????)mantap mas marto🙂

  6. yen luwih akeh mudharate, timbang manfaate yo wis ben ditinggal wae… ra sah dipikir.

  7. luqmanhakim says:

    Pernah baca tulisan tentang ganja, zat aktifnya mariyuana, THC (tetrahydrocannabinol), konon bisa nyembuhin penyakit tumor otak. THC yang disuntikkan ke tubuh manusia bisa ngancurin sel-sel tumor. Nyoba-nyoba browsing biar dapet kejelasan otentik, nyatanya emang bener. Itu penelitian dari tahun 1974 yang didanai sama National Institute of Health di Medical College of Virginia. Sempet dibahas di reuters: http://www.reuters.com/article/idUSTRE5307VK20090401Juga di beberapa tulisan lainnya:http://www.thaimedicalnews.com/cannabis-thc-tetrahydrocannbinol-prevent-reduce-brain-tumor/2009/05/16/http://www.globatron.org/contemporary-culture/thc-kills-brain-tumor-cells

  8. jatiagung says:

    martoart said: berefek bahagia setidaknya sahih sebagai pelipur sementara.

    jare ayat sing mbahas khamr ya medune setelah para sahabat puas menenggaknya….

  9. agamfat says:

    Kopi Aceh saja bikin hepi

  10. harblue says:

    martoart said: Pasti banyak orang sependapat dengan saya agar tradisi penyiksaan tak ada lagi di dunia

    setujaaa…

  11. savikovic says:

    bimosaurus said: dadi kalau khomr itu dianggap bermanfaat, boleh ya heheheeh?

    nek menurutku hukum suatu hal itu ditimbang antara mudharat dan mandaat, klo lebih banyak mudharat, maka menjadi haramtapi tidak menyampingkan manfaat, apabila dipakai dalam jumlah tertentu dan tidak memberi efek mudharat apapun bagi jiwa, kecuali kepepetnah kepepet itu relatif… hahahhaa

  12. papahende says:

    Mas Marto, setiap hal mempunyai dua sisi. Morfin di kedokteran masih dipakai untuk mengurangi rasa sakit (luka akibat perang, dsb-nya), sementara penyiksaan dalam kadar tertentu bisa membuat seseorang menjadi seniman (disiksa sama pacarnya, ditinggalin), lalu menjadi penyair. Mungkin kadarnya yang perlu dipertimbangkan.

  13. cenilhippie says:

    sedang bahagia…..:)

  14. deyoyok says:

    papahende said: Mas Marto, setiap hal mempunyai dua sisi. Morfin di kedokteran masih dipakai untuk mengurangi rasa sakit (luka akibat perang, dsb-nya), sementara penyiksaan dalam kadar tertentu bisa membuat seseorang menjadi seniman (disiksa sama pacarnya, ditinggalin), lalu menjadi penyair. Mungkin kadarnya yang perlu dipertimbangkan.

    =))komentar yg keren !

  15. nitafebri says:

    agamfat said: Kopi Aceh saja bikin hepi

    oooh pantesan yee..mas agam sangat senang klo kebetulan tugas ke Aceh..ketauan yaa hahaha..Klo getu.. seklai2 bawa ntu kopi bungo ganjo ke jkt dong.. bagi2

  16. deyoyok says:

    ganja bikin ketagihan ga sih ?

  17. arddhe says:

    belum pernah nyoba madat saya…enak tho..?

  18. Isn’t the point recognizing whether something is used or abused?By the way, I love your subtle sarcasm.

  19. t4mp4h says:

    biarkan agama membuatnya menjadi haram, mari nikmati jerih payah Sang Pencipta Alam secara bijak.

  20. agamfat said: Kopi Aceh saja bikin hepi

    Jangan mingin-mingini thok. Marahi kemecer.

  21. seblat says:

    sebagai salah satu dari sekian “makanan jiwa”.. saya sih setuja ganja legal.. mari nyimeng…

  22. sepunten says:

    enak mana madat tumbuh2ansama madat gambar-gambar xxx… :))

  23. anazkia says:

    Semoga gak ada TKW yang disiksa lagi… *harapan pesimis*

  24. baru tau klo ada hari “Anti Penyiksaan Sedunia”, mestinya sih dmasukin k dalam agenda kalender setiap taunnya…sapa tau bsa bantu menekan tingkat kekerasan dll karena orang mulai aware :D*klo ni komen bsa nongol, brarti akhirnya SUKSES!! hehe…*

  25. martoart says:

    bimosaurus said: khomr dan berundi

    Gpp, masih ada ciu AO. arak, topi miring, bir, dst.. he heBim and Savic, konon Islam tuh agama paling banyak kemudahan di dalamnya, ya udah nikmati aja dengan sante. Ayo puter lagi dong.. hick… (oh ya, boleh juga sesekali komen tanpa harus dihubungkan ma agama kan?)

  26. martoart says:

    nitafebri said: bukannya malah jadi pelampiasan kala ada msalah..maunya lari mulu, akibatnya gak selesai deh urusannya..

    persepsi yg salah tuh. malah yang sering, orang bisa nikmatinya tanpa masalah. orang2 yg bebas persoalan, habis kerja, dengerin reggae atau apa terus nyalain sebatang, aseeeeek. Jadi masalah karena dimasalahkan. kegap polis, jadi ATM deh kita. itu baru masalah. Polisi lebih menimbulkan masalah di dunia ini daripada cimeng, dan tentara lebih bikin merana daripada marijuana.Cobalah seisep biar tahu bedanya hidup (tapi susah dapetnya sekarang Man…he he)

  27. martoart says:

    imagina1 said: mantap mas marto

    Maturnuwun My Magina🙂

  28. martoart says:

    fightforfreedom said: luwih akeh mudharate, timbang manfaate

    pasti bukan Jim Morrison yg bilang

  29. nitafebri says:

    martoart said: Cobalah seisep biar tahu bedanya hidup (tapi susah dapetnya sekarang Man…he he)

    udah cak.. waktu itu ngisep Inhaler bubuk kala sesak napas *biar ntu obat resmi, harganya gak kalah looh sama ganja lebih muahal malah isi 30 bubuk = 300-400rb jadinya mirip2 madat juga setelah 2-3 kali hisapan langsung lega haha

  30. martoart says:

    Trims linknya choy, klik atu atu…

  31. martoart says:

    nitafebri said: setelah 2-3 kali hisapan langsung lega

    tolong kasih tau apotiknya. pake resep gak? menarik nih! hehehe substitute!

  32. martoart says:

    jatiagung said: jare ayat sing mbahas khamr ya medune setelah para sahabat puas menenggaknya….

    ya gitu deh, kayak mengharamkan rokok sembari ngudud!

  33. martoart says:

    agamfat said: Kopi Aceh saja bikin hepi

    Harusnya GAM harus dipelihara. Itu tuh, herbal khas ACEH yang bikin GERAKAN jadi MERDEKA

  34. martoart says:

    deyoyok said: komentar yg keren

    sepakat! juga pemerintah kalo perlu ngebagi rata agar rakyatnya mudah Bahagia hehehehe (jatahnya sesuai kadar penderitaannya)

  35. martoart says:

    cenilhippie said: sedang bahagia…..:)

    cepet puter Choy, jangan parkir kelamaan!

  36. martoart says:

    deyoyok said: ganja bikin ketagihan ga sih ?

    Gak. Korupsi yg bikin ketagihan.

  37. martoart says:

    yashartaholic said: Isn’t the point recognizing whether something is used or abused?

    Ho-oh ya, kok larinya selalu ke sono. capee deeh…

  38. martoart says:

    t4mp4h said: biarkan agama membuatnya menjadi haram

    Ho-oh, itu urusan mereka.

  39. martoart says:

    t4mp4h said: mari nikmati jerih payah Sang Pencipta Alam secara bijak.

    Dayi dab! mathuuuuuk! sampeyan emang bijak poooool

  40. martoart says:

    Santapan rohani yang membumi sekaligus mebawa terbang tinggi…

  41. martoart says:

    Efeknya beda bro. Yang pertama bikin pengen terbang bersama, yang kedua bikin pengen bobok berdua

  42. martoart says:

    anazkia said: harapan pesimis

    keep fight! aku temani, dan kita gak sendiri. meski muskil masih mungkin. banyak teman di jalan ini.

  43. martoart says:

    beatleberries said: baru tau klo ada hari “Anti Penyiksaan Sedunia”,

    Ho-oh. barengan ma anti madat. mustinya ambil jalan tengah ya, siksa suruh ngisep ganja! (yaaaah mau juga kalo gitu)

  44. martoart says:

    arddhe said: enak tho..?

    enak kalo sambil sembunyi2. ntar kalo dah legal, kurang beraroma perlawanan. buruaaaaaan..🙂

  45. harxnext says:

    “ruut roook regee… jass e’ regeee myuusiik….. uuyee, uyee…”kalo Gele boleh berarti yo Kang….?!kalo kita nanem sendiri di pot deket sumur si ga apa-apa kang, cuma menurut saya kalo kita beli ma BeDe ya sama saja mendukung penyiksaan alias kekerasan, wong jaringan mafia itu pasti seneng mandi darah to…?

  46. martoart says:

    harxnext said: nanem sendiri di pot deket sumur si ga apa-apa kang,

    Ya daunnya sendiri bentuknya bagus (bisa gak ya dibonsai?),

  47. anazkia says:

    belum posting lagi tho, Mas? *padahal sendirinya juga belum* tapi dah dua kali posting di rumah satunya ;)) pamer…

  48. martoart says:

    anazkia said: belum posting lagi tho

    nunggu momentum yg pas. juga lagi keganggu bola n orderan.

  49. anazkia says:

    martoart said: orderan.

    semoga smeuanya lancar…

  50. nitafebri says:

    martoart said: nunggu momentum yg pas. juga lagi keganggu bola n orderan.

    tanggal 1 Juli wooi.. gak di posting hari bhayangkara..

  51. martoart says:

    nitafebri said: tanggal 1 Juli wooi.. gak di posting hari bhayangkara..

    http://martoart.multiply.com/journal/item/98/Quis_Custodiet_Ipsos_Custodes

  52. nitafebri says:

    tapi kan sekarang pak pol nya lagi di banyak kerjaan blum tuntas.. tas..blum lagi kasus AP

  53. respatikasih says:

    martoart said: Herbal natural itu jelas tak sejahat tembakau yang membuat tenggorokan kita tergantung susah melepaskannya.

    wah nek ngono mendingan rokoke ganti nggo herbal natural kuwi ya Kang hehehe ** sorry telat ki, lagi sempat maca saiki… wingi gur ngungak via hp

  54. wayanlessy says:

    martoart said: tolong kasih tau apotiknya. pake resep gak? menarik nih! hehehe substitute!

    hahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s