NKRI Nekat Bunuh Diri

[Tulisan untuk bersolidaritas melawan RUU Porno]

Saya heran sendiri dengan keheranan sementara orang akan pernyataan mengherankan Eggi Sudjana di sebuah acara bincang stasiun TV. Saat itu Eggi mengatakan bahwa Negara Indonesia bukan berdasarkan Pancasila dan UUD1945, yang ada justru UUD 1945 pasal 29 ayat 1 menyebutkan dasar negara kita adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan Pancasila. Dan sesuai dengan Preambule atau Pembukaan UUD 1945, Tuhan yang dimaksud tidak lain adalah Allah subhanahu wata’ala. Sehingga secara hukum jelas sekali bahwa dasar negara kita ini adalah Islam atau hukum Allah SWT.

Saya berharap Anda tidak termasuk yang terpukau bahkan lantas terarus alur pikir Eggi. Saya hanya hendak mengingatkan bahwa A = B, B = C, maka A = C adalah konsep Silogisme yang sudah berabad usang dan tak terpakai lagi. Ini juga untuk mengingatkan Eggi agar tidak dengan cetek mengalur-silogismekan dasar negara menuju Allah SWT. Eggi kawan lamaku, tentu kamu tak akan mau dibilang pemuja Amrik lantaran menunggang Harley Davidson moge pabrikan Paman Syamiri itu kan?

Katakanlah ini semacam surat terbuka buat Eggi Sudjana

Atau antum juga mau diingatkan akan pelajaran SMP, bahwa sebuah produk hukum yang secara hirarkis lebih tinggi tingkatannya dapat mengesampingkan yang lebih rendah? Ah, setelah kuliah baru aku tahu istilah kerennya; Lex Superiori derogat Legi Inferiori. Pasti kamu lebih tahu sebagai orang hukum. Tapi sepertinya tidak. Pernyataanmu di TV itu tampak luput. Meskipun Pasal 29 ayat 1 itu menasbih Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, bukankah UUD 1945 masih di bawah Pancasila? Kemudian aku membayangkan kamu akan berdalih Pancasila mah, inferior dibanding hukum tuhan. Dan ketika aku ingatkan Sila Pertama memuat kekuasaan tuhan, kamu tetap ngeyel bahwa tuhan yang dimaksud harus Allah SWT.

Tapi aku tahu kamu memang pintar Eggi. Pernyataan-pernyataanmu acap ditunggu mereka yang begitu rindu tuhan menjadi presiden di Indonesia. Kamu sangat paham dalam mengakomodasi keinginan itu, bagaimana memilih isi orasi politik nan Islami, dan cara membawa buruh menagih upeti, eh janji. Termasuk mengupayakan Syariah di negeri ini.

Tapi bukankah kepintaran tidak cukup murakapi Gi? Bukannya meragukan kebijaksanaanmu, tapi aku memastikan kamu tak sebijak Hatta. Hatta, tokoh yang kamu tentang lantaran mencabut tujuh kata dalam Piagam Jakarta. Pintu syariah di Indonesia. Beliau tutup pintu itu, karena juga melihat wilayah timur Indonesia, sedang sangkaanku kamu cenderung wilayah kearabannya. Beliau menghendaki Persatuan Indonesia, dan aku khawatir kamu menghendaki sebaliknya.

Mungkin aku salah, mungkin kamu hanya seorang pengidap kompulsifme saja. Mengatur segala sesuatunya dengan tertib, rapih dalam kotak-kotak nan ekslusif. Biarlah Indonesia bagian timur memilih berdiri di luar republik, yang penting bagian tersisa lebih tampak sama. Kalaupun ada Batak dan Bali, biarlah itu menjadi pajangan demokrasi. Tampak beragam. Tinggal kasih aturan mayoritas jika mereka mbalelo. Ini juga bisa berlaku untuk Kaharingan dan Abangan, dan Kepercayaan lain. Tentu tak perlu repot ngurusin Papua. Jangankan masuk wilayah timur Indonesia, saat piagam itu dicipta, Papua belum diindonesiakan kan? Sekali lagi, kalau mengacu kepada piagam itu rasanya kamu benar di sini. Dan praktis. Tak ada permasalahan nasional dan persoalan internasional tentang posisi Papua. Mungkin juga tidak begitu sedih kehilangan emasnya. Toh Indonesia cuma kebagian 10 persen dan selebihnya untuk Amerika. Yang agak merepotkan paling mengapalkan gamis dan abaya, koko dan mukena, untuk menutup ketelanjangan dan koteka. Ah, sudahlah.

Dari kawan lamamu, Marto Art.

Dan katakanlah ini semacam surat terbuka buat Pemimpin maupun Pewakil RI

Kepada Anda yang di Medan Merdeka Barat ataupun yang di Senayan,

Saat ini Anda semua pasti sedang sibuk dan bingung memikirkan jalan terbaik agar moral bangsa semakin beradab. Perangkat moral anti pornografi yang sedang kalian kocok, eh godog, menimbulkan polemik dan pemanasan nasional.

Saya heran (semacam keheranan saya akan pernyataan Eggi di atas), bukankah lebih urgen mengurus moralitas korup Anda, daripada mengurus kelamin bangsa? Bukankah lebih prioritas mengurus kebutuhan pangan rakyat daripada kebrukutan sandang rakyat? Maka, please, jangan aneh-aneh deh.

Kalau sekiranya Anda turut baca weblog saya ini, kira-kira mana yang akan anda ikuti;

Kepintaran Eggi Sudjana ataukah Kebijakan Mohammad Hatta?

Atau Anda akan ambil jalan lain, jalan pintas seperti yang pernah Anda lakukan; Memblokir Situs Meresahkan? Kalau ini yang Anda pilih, sudah pasti Anda tidaklah pintar apalagi bijak.

Tulisan saya ini sudah pasti berpihak kepada semangat keragaman Indonesia. Karenanya saya sungguh berharap Anda, saya, kita, kembali merenungi Hatta, dan berturut kepada kebijakan Bapak Bangsa itu. Bersama surat ini, saya kirimkan sepotong lirik lagu dari Iwan Fals;

“…Masalah moral masalah akhlak biar kami cari sendiri.

Urus saja moralmu, urus saja akhlakmu

Peraturan yang sehat yang kami mau…”

Semoga masuk telinga dan hati Anda semua. Dengan begitu Anda akan mampu mengambil keputusan terbaik bagi negeri tercinta ini. Bukan membawanya menyakiti diri apalagi bunuh diri. Itu saja.

Dari yang
masih sayang kepada Negeri ini, Marto Art.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

87 Responses to NKRI Nekat Bunuh Diri

  1. martoart says:

    Lambang negara kita kelak…Kalo mau yg lebih jelas, atau mau ambil buat kaos/stiker, buka yg di PHOTOS (album Ilustrasi blog).Saya juga berterimakasih apabila Anda turut bersolidaritas menyebarkan tulisan ini. Copy-paste, atau nge-link, atau boleh menerbitkannya di media Anda. Qratis minus fulus.

  2. cechgentong says:

    I love you Marto Art. (tp pernyataan ini kena pasal RUU pornografi ga ya?) :):):)

  3. Mas Marto klo blh usul seh lambang negara kita kelak diganti sm manuk cucakrowo aja kan sekalian beli theme song-nya ke didi kempot.. tulisannya sumpah mati mewakili kita kaum hawa, seolah tubuh kita “sesuatu yg menjijikkan” jd hrs dibungkus rapet2. padahal kata cak Nun yg namanya imajinasi otak kotor kan gak bs dibatasi & diawasi, apalagi sekedar RUU…wah klo RUU model begini bener disahkan berarti gak bs lagi ya jln2 di mall pake tank-top…gak bs ngeliat ronggeng keliling…gak bs nge-liat aksi dewi perssik…

  4. sulisyk says:

    Ms tulisannya lugas dan tepat sasaran, menyentuh semua aspek yang perlu disentil.Btw garudanya make celananya model ngatung gitu ya hihihihihi, dan baru tahu juga, burung garuda ternyata masih keturunan bandot, terbukti punya jenggot :))))

  5. randurini says:

    ah… aku berjanji… lain kali kalo ketemu, pasti akyu tegor… walaupun kamyu lagi dikelilingi orang-orang hebad! hahahaha!

  6. mimpikiri says:

    wes menawan sangat bangdi link ya

  7. TFS … Mantap.Garudanya juga sudah haji rupanya, tuh pakai kopiah putih :}Lam kenal bang ….

  8. klewang says:

    martoart said: tentu kamu tak akan mau dibilang pemuja Amrik lantaran menunggang Harley Davidson moge pabrikan Paman Syamiri itu kan?

    suruh dia konsekuen untuk naik onta saja.mungkin lebih nampak islami.Btw kang, sejarah bangsa2 lain membuktikan bahwa pemaksaan kehendak kaum mayoritas tidak urung berujung pada perang sipil. dulu kita pernah lihat tatanan yang meskipun bukanlah paling ideal, tapi lebih baik daripada bikin UU macam gini. Maksudku saat dept penerangan punya gunting yang cukup disegani, bahkan lagu “hati yang luka” pun nggak luput dari “himbauan” dari bung Harmoko daripada yang mana sebagai pihak yang berwenang agar supaya diharapken tidak suka bikin itu lagu terlalu cengeng. mungkin berlebihan, tapi kita lihat sisi yang lain, pada masa itu pedangdut macam inul cs gak mungkin tampil di TV, film bokep jadi barang ilegal tanpa harus ada UU khusus. untuk bikin tampilan seronok dimuka publik orang pada ‘sungkan’, ya sungkan bikin tontonan ya sungkan nontonnya.Yuk kita bangun kembali budaya sungkan, jadi nggak usah itu UU macam2..

  9. klewang says:

    kang, nunut nyomot gambar garudanya, mau tak posting dhewe ya, lengkap dengan linknya..

  10. tieanhere says:

    aku mah ikut kayak lagu na iwan fals itu.. ga neko2,yg pnting taat hukum,tertib,salg mhormati dan menghargai…ngomong2 logo garuda na,mantaphha..harus na pake jubah juga

  11. dernor says:

    canggih!!bikin tulisan buat kampanye saya dong mas!hehe.. silahkan main ke http://www.respek-indonesia.blogspot.com

  12. agunghima says:

    ndukung RUU deh….heheheheh

  13. ravindata says:

    Eggi Sujana itu orang kemarin sore …pintar ? Gak ada apa2nya… !!jangan disejajarkan dengan Hatta, BK atau Kyai Wahid Hasyim sekalipun !!

  14. walah says:

    Mantab bang… MERDEKA!!

  15. ericbandung says:

    Salam Kenal! Saya numpang ngopi gambarnya dan sekalian link biar kenalan ya. Kebetulan baru bikin posting senada dengan RUU Pornografi ini.

  16. martoart says:

    Membalas komentarnya di jamak;buat Chech; Saat ini masih boleh bilang I love You sesama cowok. Ntar kalo jadi negara islam, ucapan itu haram.Buat Kembang; Mustinya yg dibekap mata yg jalang menelanjangi, bukan cewek yg dikrudungi.Buat Akuluka; Kata Pol, diplintir dikit, kamu kelak bisa dipenjara.Buat Sulisyk; Wah yg berjenggot punya gen bandot? he he kamu bisa dianggap mencemarkan para bandot loh..Buat Fajrimei; Ente zuga Manthaf!Buat Randu; Main Tegor? wah kamu bisa kena pasal Illegal Logging! Buat Nona; Kamu lebih menawan (Gdubraaaxx!)Buat GunungSimping; Salam kenal kembali. Nama Garudanya dah ganti Haj Al Qaruudz.Buat Cak Klewang; Yah tabiat penguasa, kapan dan di mana selalu sama. main iseng bereksperimen untuk hal yg gak perlu. padahal ada yg jauh lebih penting dan mendesak.Buat Tianhere; Kalo pake jubah, secara visual jadi sekadar kayak bungkusan.Buat Kang Demor; Siap, segera ke TKPBuat Agung Hima; Silakan.Buat Avin; Sorry bukan bermaksud menyejajarka. aku dah mikir pasti akan ada yg menyangka gitu.Buat Walah; Thanks, Semoga kita masih leluasa teriak Merdeka kelak.Buat Eric; Salam kenal kembali. Saya dah add, dan juga dah kunjungi blogmu yg keren.Hoaaahh… ambil nafas dulu. Trims semuanya.

  17. mas, dulu ditulisan saya sampeyan pernah kritik kalau itu berbau SARA. Nah ditulisan ini juga pada koment2nya saya merasakan itu juga, juga pada gambarnya. Begitu saja.

  18. martoart says:

    Pasti di wilayah “Kearabanan” yang sampeyan maksud. Saya sadar itu, sesadar bahwa itu kata ganti sifat budaya. seperti halnya Kejawaan, keindonesiaan, kebarat-baratan, dsb. Itu boleh dan bukan penyosokan, bukan meledek SARA. Saya tidak ada persoalan sama sekali dengan etnis, ras, kepercayaan, gender, dan orientasi seksual pun.Mengenai gambar, tergantung apresiasi dan sensitivitas penikmat. Kalau saya lebih sebel mereka yg pake kostum gituan bawa bom, daripada kostum itu buat humor. Pada jaman Soeharto, gambar ini akan dianggap melecehkan Lambang Kenegaraan. Iwan Fals pernah terusik karena mengatakan dalam syair lagunya “pancasila bukanlah rumus kode buntut”. Saya dan Iwan malas menghadapi orang dengan pendekatan keamanan seperti itu. Psti Anda juga sependapat.Thanks kritiknya.

  19. airapi says:

    kang aku pingin tahu detail RUU tersebut…punya gak…?kalo punya minta dong…masak mau mencak-mencak tapindak tahu apa yg dimencaki…

  20. oke, ttg gambar. disitu garuda menggunakan identitas umum umat Muslim seperti kopiah, jenggot, celana diatas mata kaki dan dileher (apakah itu tasbih?) saya merasa ini bisa mengarah ke pelecehan identitas muslim.Kalau dibilang seni ya silahkan, saya sendiri juga seniman. Tapi kalau menyangkut seni yang kearah pelecehan agama, saya tidak suka.Mungkin ada yg berpendapat kopiah, jenggot dsb bukan mutlak milik muslim, namun dalam konteks tulisan yg diikutkan jelas sekali bahwa ini arahnya kepada Islam.

  21. erikar says:

    Antara setuju dan tidak setuju…Bagi saya RUUAPP memang bodoh luarbiasa. Mengumbar kata ‘pornografi’ tanpa ada definisi yang jelas mengenai apa itu pornografi, membuat setidaknya ada 3 pasal yang bisa membuat kekacauan luar biasa di kehidupan majemuk negara ini.Menempatkan ‘kesempatan masyarakat untuk turut serta menindak pornografi’ adalah pasal bunuh diri bagi sebuah negara kesatuan yang memiliki aparat hukum untuk menindak orang yang bersalah. Ini membuka kesempatan bagi para ‘polisi moral’ dadakan untuk main hakim sendiri terhadap mereka yang dianggap melanggar kata ‘pornografi’ berdasar pada definisi di kepala mereka sendiri. Katakanlah ada wanita berpakaian ‘seksi’ (dalam definisi subyektif tentunya) maka para polisi moral itu punya dasar hukum untuk menariknya dari tengah jalanan kemudian menghakiminya beramai-ramai sesuka mereka. Negara ini negara majemuk, bukan negara satu paham atau satu agama yang punya kemudahan dalam menghukum sesuatu berdasar pada kesederhanaan yang mereka miliki. Negara ini berdiri atas kepentingan orang banyak.Tapi saya juga gak terlalu setuju Pancasila diburuk rupakan berdasar pada identitas muslim seperti itu. Tidak semua orang muslim identik dengan kebodohan atau kesempitan dalam pola pikir.

  22. klewang says:

    erikar said: Tapi saya juga gak terlalu setuju Pancasila diburuk rupakan berdasar pada identitas muslim seperti itu. Tidak semua orang muslim identik dengan kebodohan atau kesempitan dalam pola pikir.

    saya lihat apa yang dilakukan mas marto atas lambang garuda ini justru refleksi kecintaannya pada kesejatian pancasila. di-editnya garuda kita sedemikian rupa membuat hati kita panas, sepanas yang dirasakannya juga saat ini.saya muslim yang juga tidak mau dianggap bodoh. tapi ada pihak yang mempertontonkan kebodohan mengatas namakan islam. pemerintah bukannya meredam mereka demi kestabilan kehidupan masyarakat, namun justru berbuat menyerupai mereka dengan adanya RUU ini.mengkonsumsi produk seni memang butuh keterbukaan berpikir. saya pun sedang belajar menuju kesitu.btw, salut dengan kejelian anda mengkritisi isi RUU ini.

  23. klewang says:

    falsettoholic said: Kalau dibilang seni ya silahkan, saya sendiri juga seniman. Tapi kalau menyangkut seni yang kearah pelecehan agama, saya tidak suka.

    sodara, menurut saya mas Marto ini bukannya mau melecehkan agama. dilihat dari postingan dia sebelumnya nampak sekali dia seorang muslim yang mau belajar dan terbuka.masyarakat kita baru saja dipusingkan dengan pelaku/ormas agama yang memerosotkan citra agama kita dimata umat lain.nah, pelaku inilah yang sedang diserang mas Marto,bukan agamanya.

  24. martoart says:

    Buat Air Api; kamu atau yg lain bisa kunjungi http://pejot1joshy.multiply.com/journal/item/21/Bhinneka_Tunggal_Ika_Koalisi_Perempuan_dan_RUU_Pornografisetelah itu bikin lagu dan mencak-mencaklah dengan lengkingan gitarmu.Buat kawan terkasihku Syafiq; Ga ada tasbih di leher itu, cocoknya untuk memarodi rantai. Tapi memang gambar ini jelas untuk Islam. Kalau misalnya yang menyerang Pancasila itu dari Kristen, Hindu, Budha, Ahmadiyah, Kepercayaan atau entitas yang lain, Tetap Aku Lawan. Sekali lagi gak ada niat mengusik keyakinan lain, kalau keyakinanku akan kebebasan gak diusik. dan Kalaupun misal “identitas” Islam itu bercelana Jeans, Gondrong, dan Jaket kulit, aku akan gambar Garuda seperti itu juga. Mustinya kamu lebih gak suka dengan orang yang pake “identitas” semacam itu untuk mencitrakan diri “bersih” saat disidang karena tuduhan korupsi, saat bawa pentungan ke Monas, dll.Buat Erikar; Terima kasih telah berkunjung. Komentarku sama spt Cak Klewang.Buat Cak Klewang; Kapan Mudik? lho…?

  25. mrnoxious says:

    klewang said: suruh dia konsekuen untuk naik onta saja.mungkin lebih nampak islami.

    Apa yg Islami dari onta ? ppfft…aneh lo….apakah anda termasuk yg terpengaruh jargon “Arab = Islam, Islam = Arab” ? uehuehue lucu

  26. mrnoxious says:

    Ah yg punya tulisan ini juga ngga lebih dari orang2 yg parno….

  27. ariwina says:

    bos, udah baca RUU nya belom sih ?kalo belom, dibaca dulu gih ya. baru komentar biar gak keliatan lebay nya

  28. deviangraeni says:

    Weew… Saya muslimah,, saya berjilbab, bkn karna tbh saya menjijikan, tpi justru karna sangat indah, maka’a saya lindungi. Stu lg, seruan berjilbab, ad di qur’an, jd tingkat’a sma kya puasa, n sholat, WAJIB BAGI MUSLIMAH!Wahai saudariku, banggalah pda hijabmu, karna itu adlah cara Alloh melindungimu… Dia maha tau, tntang semua umat’a..

  29. spinsquad says:

    ini teh tulisan tentang solidaritas melawan ruu ANTI-porno atawa melawan eggi sudjana siy😉 …..yah taktik lama, membenturkan Islam dengan pancasila..dah jelas sila pertama pancasila tu Islami pisan…Ketuhanan Yang Maha ESA ! ( ESA – SATU – AHAD – TAUHID, bukan tiga, bukan 2 bukan 10 bukan 16..tapi SATU !)….

  30. iipx says:

    ini hubungannya ama RUU sebelah mananya?

  31. spinsquad says:

    kyanya seniman di indo niy rada manja ya ?…kalo’ dia memang kreatif banget, ada peraturan yg ketatnya kaya gimana juga kagak masalah dongz, karena dia bisa cari cara lain tuk wujudkan konsepnya itu sesuai maunya dia tanpa melanggar aturan yg berlaku….ya gak siy ? kalo’ dikit-dikit protes, dikit-dikit ngomel, itu mah anak mamiii…:)

  32. brandorange says:

    klewang said: pelaku/ormas agama yang memerosotkan citra agama kita dimata umat lain

    wuih…yg ini lebih takut ama manusia daripada ama Tuhan padahal klo islamnya bukan cm di ktp pasti ngerti bgmana kehidupan setelah mati dan dunia yg sementara ….kasian bgt deh

  33. spinsquad says:

    “Negara ini negara majemuk, bukan negara satu paham atau satu agama yang punya kemudahan dalam menghukum sesuatu berdasar pada kesederhanaan yang mereka miliki. Negara ini berdiri atas kepentingan orang banyak.”….hmmm, ngomong2x apa ya kira-kira reaksi para orang tua dari umat Katolik, Protestan, Budha dan Hindu, kalo’ mereka memergoki anaknya sedang nonton film porno….

  34. spinsquad says:

    klewang said: suruh dia konsekuen untuk naik onta saja.mungkin lebih nampak islami.Btw kang, sejarah bangsa2 lain membuktikan bahwa pemaksaan kehendak kaum mayoritas tidak urung berujung pada perang sipil. dulu kita pernah lihat tatanan yang meskipun bukanlah paling ideal, tapi lebih baik daripada bikin UU macam gini. Maksudku saat dept penerangan punya gunting yang cukup disegani, bahkan lagu “hati yang luka” pun nggak luput dari “himbauan” dari bung Harmoko daripada yang mana sebagai pihak yang berwenang agar supaya diharapken tidak suka bikin itu lagu terlalu cengeng. mungkin berlebihan, tapi kita lihat sisi yang lain, pada masa itu pedangdut macam inul cs gak mungkin tampil di TV, film bokep jadi barang ilegal tanpa harus ada UU khusus. untuk bikin tampilan seronok dimuka publik orang pada ‘sungkan’, ya sungkan bikin tontonan ya sungkan nontonnya.Yuk kita bangun kembali budaya sungkan, jadi nggak usah itu UU macam2..

    hmm…kayanya pada ‘jaman itu’ (jaman suharto maksudnya) orang tu bukan sungkan deh mas tapi tatuuuut ; ), gimana gak tatuuut lha wong rada vokal atawa ‘ngeyel’ sedikit langsung ‘menghilang’….nah kalo jaman sekarang baru mau tegas sedikit langsung kena cap ‘melanggar HAM’-lah, mengkekang kebebasan berekspresi-lah, dll dst dsb…..jaman sekarang bokep juga masih ilegal secara moral kok mas mau ada uu atau enggak….bangun budaya ‘malu’ hayuu, pi ada UU juga gak papa, lagian apa ruginya siy buat kita toh kita juga gak dapet untung apa-apa dari pornografi…malah dapet ruginya doang…

  35. utara19 says:

    To..elo muslim bukan ? kalau bukan, ya kagak heran gue..tapi kalau elo muslim, murtad aja To.. lebis pas.. he..he..he…kan bagimu muslim atau bukan, tidak ada pengaruhnya dalam hidupmu..

  36. hpmelati says:

    udah zaman Belanda lagi ya? devide et impera niy… mau nolak pa ga, buktinya orang Indonesia kan hobinya melanggar aturan, gitu aja kok repot… anjuran pake helm aja ga digubris padahal menyangkut nyawa, apalagi soal beginian…

  37. martoart says:

    Okay,.. Okay,… dah saatnya dijawabBuat Mr Noxious; Yang punya tulisan ini gak lebih seperti dirimu; “Some people said i’m a rebellion kinda guy, but i do really wanna change to be a better guy, at least fo myself. I might not important to you, but you’re important to me…don’t bother, i’m just passing by”Buat Ariwina; Kalau Anda baca dari awal, termasuk comment yg ada, anda tahu saya sudah baca RUU porno itu apa belum. Anyway, kelihatan lebay juga ga papa bagiku.Buat Devianggraeini; untuk topik jilbab kayaknya ada tuh rekan yg lagi curhat, silakan kunjungi http://bluppybunz.multiply.com/journal/item/18/sebenarnya_buat_apa_sih_mereka_pake_jilbab?replies_read=26Buat Spin Squad; Dipersilakan memaknai tulisan ini sesuai Anda. gak ada yang melarang. Mengenai anak mami, setahu saya saat jaman demo dulu justru mereka yg malas ngomel. Mengenai Pornografi, Saya maupun umat di luar islam rasanya juga melawan itu. tapi saya boleh tidak setuju dengan cara diundangkan.Buat mas Iipx; memang kadang kita perlu sedikit pake daya analisa. dikit aja.Buat Beeteam; Setuju yang mana nih?Buat Brandorange; Kalau tuhan bawa pedang dan Bom, saya atau Cak Klewang pasti juga takut.Buat Bang Menggelinjang; TFS, ini melengkapi bagi teman yang belum baca. silakan klick.Buat Utara; Lihat profileku, biar gak heran. Kan aku dah bilang, kalo kristen, budha, atau kekuatan lain bikin UUPorno, aku akan lawan..Buat Melti; Begitulah Mel..Viuuw.. makin rame aja.. asik bangetz neeh.

  38. utara19 says:

    kopiah itu budaya orang arabjenggot itu budaya orang arabcelana buntung itu budaya orang arabnaik haji itu budaya orang arab dan ada di arab]onta itu binatang khas arabpohon korma khas orang arabsyariat khilafah islam itu karya orang arabzakat itu aturan orang arabsurga dan neraka itu itu mitosnya orang arabemang islam itu agama barat ? menurut gue, elo itu tolol, mau maunya aja pakai meyakinin kepercayaan orang arab..emang jadi orang islam banyak untungnya ya ?emang kalau elo murtad, kerugian apa sih yang kamu dapat ? paling merevisi KTP mu… orang orang kayak elo, lebih cocok tidak beragama, karena agama sering mengekang manusia.. gue merasakan itu, gue mau berzinah sama anak gadis orang, mau menyimpen bokep, mau bisnis lendir (PSK), mau bisnis narkoba, mau jadi seniman telanjang, mau bisnis miras, kagak jadi, agama mengekang gue… murtad aja To, ini kan bukan arab kalau murtad ada hukumannya… gimana To ? masih mau mekai label kepercayaan orang arab ?

  39. klewang says:

    mrnoxious said: Apa yg Islami dari onta ? ppfft…aneh lo….apakah anda termasuk yg terpengaruh jargon “Arab = Islam, Islam = Arab” ? uehuehue lucu

    saya termasuk yang mentertawakannya.hehe, piss om

  40. martoart says:

    Utara gimana sih? nangkep gak apa yg aku posting n komentarin? Cepet banget kamu pake kata “tolol”. plis deh, malu ama yg lain. sabar…

  41. utara19 says:

    martoart said: Utara gimana sih? nangkep gak apa yg aku posting n komentarin? Cepet banget kamu pake kata “tolol”. plis deh, malu ama yg lain. sabar…

    nangkep kok..oke deh, kata tololnya aku ganti jadi ‘bodoh’ aku tidak akan mengulangi kata kataku tadi…apa yg membuat elo masih memakai label keyakinan orang arab yg diajarkan orang arab bernama nabi “Muhammad” saw ?

  42. martoart says:

    Utara, baca profileku plis. Nah, gitu dong, kata bodoh kan lebih sejuk..

  43. sal3ho says:

    Misalnya para seniman itu mengambar keluarganya sendiri telanjang gimana yach ?? misalnya adik perempuan atau ibunya sendiri buat di pajang ..??? kan seni tinggi tuch ??? betul gak ???ini cuman usul doank….:)

  44. klewang says:

    utara19 said: kopiah itu budaya orang arabjenggot itu budaya orang arabcelana buntung itu budaya orang arabnaik haji itu budaya orang arab dan ada di arab]onta itu binatang khas arabpohon korma khas orang arabsyariat khilafah islam itu karya orang arabzakat itu aturan orang arabsurga dan neraka itu itu mitosnya orang arab

    seorang kawan pernah mengangkat tema “arabisasi” dalam kehidupan umat islam. maksud dia adalah penggunaan budaya arab secara habis2an bagi pemeluk yang ingin nampak tampil islami-Jilbab tidak masuk dalam kategori ini.penggunaan busana kearab2an, penggunaan bahasa arab dalam konteks diluar ritual dsb(maaf sebenarnya ini sudah melenceng jauh dari tema posting ini).padahal islam adalah agama mendunia yang seharusnya mampu masuk dalam kehidupan berbudaya masyarakat manapun. dan islam bukan hasil budaya arab. menerapkan kaidah islam tidak berarti harus mengadopsi budaya arab secara membabi buta.dimasa kesultanan demak ada sunan kalijaga yang justru enggan memakai jubah dan sorban, namun ajarannya menancap hingga kini dalam masyarakat islam jawa.mulai dari Gus Miek alm, Gus Mus, Cak Nun, semua tahu kapasitas beliau2, bukan penyeru budaya arab. jadi mari kita pisahkan icon antara arab dan islam.kang Marto dan orang2 sejenisnya(termasuk saya) sering sumpek lihat orang2 yang mewakilkan icon islam dalam busana kearab2an lantas memperburuk citra islam itu sendiri dengan aksi terornya.saya yakin mas utara mengalami keresahan yang sama saat melihat fenomena tersebut. saking aja diliputi emosi pada hal tertentu sehingga kesamaan rasa itu nggak ketemu diantara kita.

  45. kalau RUU ini jalan. Pemerintah akan butuh anggaran baru dalam APBN, yaitu membentu polisi moral. Yah setara KPK lah atau komisi-komisi yang lain. Tapi kalo KPK yang diawasi cuma orang-orang yang punya kuasa buat merampas uang rakyat (artinya di hulu saja, yang diurusi sedikit). Tapi komisi Pemberantas Pornografi, yang diurusi 240 juta rakyat di seluruh pelosok indonesia dari kota, desa sampai hutan. Terus biayanya darimana ya…?Kalo mengandalkan polisi yang ada sekarang ini yang kewenangannya hanya menindak pelanggaran atas kasus pidana dan perdata saja, apa mereka sanggup direcoki harus mengurusi masalah pornografi (non yang tercantum dalam KUHP) yang sangat subyekttif.Saya takut, kalo ini diundangkan justru pemerintah sendiri yang nggak mampu menerapkannya, dan akhirnya cuma makin mendorong ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Saya takutkan juga, ketidak mampuan pemerintah ini akan dimanfaatkan ‘polisi-polisi swasta’ untuk main hakim sendiri dengan mengatasnamakan undang-undang negara…saya juga gak bisa membayangkan jalannya suasana persidangan yang isinya akan dipenuhi debat kusir, karena dakwaan yang bakal akan sangat terkesan subyektif…

  46. klewang says:

    spinsquad said: hmm…kayanya pada ‘jaman itu’ (jaman suharto maksudnya) orang tu bukan sungkan deh mas tapi tatuuuut ; ), gimana gak tatuuut lha wong rada vokal atawa ‘ngeyel’ sedikit langsung ‘menghilang’….nah kalo jaman sekarang baru mau tegas sedikit langsung kena cap ‘melanggar HAM’-lah, mengkekang kebebasan berekspresi-lah, dll dst dsb….

    makanya dalam comment saya tadi saya bilang “berlebihan”jadi kalo anda bilang jaman suharto sangat mengekang, saya setuju. cuma dulu kan segala bentuk penampilan seronok nggak se-vulgar sekarang. bokep sampai sekarang memang masih ilegal,tapi lebih mudah didapatkan.RUU ini niatnya bagus, tapi materinya bikin waswas. ngerinya jika pasal2 tertentu bisa diterjemahkan terlalu brutal. seperti comment sdr erikar di awal, bakal ada ‘polisi moral’ yang ujung2nya membuat lalu lintas hukum jadi semakin carut marut.pendeknya sih begini, pornografi yang kita kuatirkan selama ini kan sudah ada UU yang membidiknya. mbok ya itu saja dioptimalkan pelaksanannya di lapangan, pasti urusan ini jadi beres. bukannya bikin UU baru yang belum tentu fleksibel untuk diterapkan diseluruh daerah.sebenarnya kita ini sesama anti praktek pornografi, kan. cuma kita sedikit beda pendapat terutama yang menyangkut toleransi.

  47. klewang says:

    hpmelati said: Indonesia kan hobinya melanggar aturan, gitu aja kok repot… anjuran pake helm aja ga digubris padahal menyangkut nyawa, apalagi soal beginian…

    iya juga, makanya ada istilah “peraturan diciptakan untuk dilanggar”kayaknya para penolak UU ini berusaha untuk tidak menerapkan pepatah itu.makanya, jika dirasa peraturan itu menyulitkan, daripada kelak dilanggar mending sekarang ditentang.

  48. martoart says:

    Buat Mas Saleh; Tidak ada yang mengagamakan seni di sini, setidaknya saya. Thanks atas usulannya, tapi hendaknya temen-temen tahu bahwa saya, juga aktivis anti RUU Porno itu, sama-sama menolak pornografi. Rasanya jarang yg berniat menggambar keluarga sendiri telanjang. Kalo ada yg bahkan berani menjualnya, dia akan berhadapan dengan hukum. Untuk itu tak perlu UU Porno. Itu seni tinggi atau bukan, hmm… itu wilayah kesenian yg tidak sesederhana itu deh. Kalo saya juga boleh usul, besuk lagi mohon tidak di copy-paste ya. Kasih linknya aja. pasti saya datang. Copy-paste dari Mas Saleh saya hapus biar gak panjang. Dan tetap saya cantumkan Ling-nya (isinya sama) agar bisa dikunjungi:http://pomponk.multiply.com/journal/item/841/Mengapa_Mereka_Benci_RUU_Pornografi?replies_read=1

  49. klewang says:

    sal3ho said: Coba kita tanya, “Kalau memang kebebasan, mengapa tidak menggambar hewan telanjang? Bisa jadi disana juga ada keindahan?” Mereka akan menjawab, “Oh tidak bisa, ini selera manusia, obyeknya juga manusia.” Lalu kita tanyakan lagi, “Kalau alasannya manusia, mengapa harus selalu kaum wanita yang menjadi onyek?” Mereka akan menjawab, “Tidak, pada diri kaum wanita ada potensi kekuatan seni yang hebat. Kaum laki-laki tidak memilikinya.” Dan terakhir kita kunci akal mereka, “Kalau memang harus wanita, mengapa tidak menggambar nenek-nenek tua, anak-anak perempuan balita atau bayi-bayi kecil?”

    banyak pelukis nggambar kuda telanjang, pria telanjang, wanita tua telanjang, bayi telanjang..nggak ada ceritanya seniman (betulan) bilang cuma wanita telanjang yang punya “kekuatan seni yang hebat, sedangkan pria tidak.”kalo yang bilang gitu mahasiswa seni sih masuk akal bang, mungkin masih belajar dan belum paham etika, atau memang otak ngeres butuh pembenaran. kalo nemu yang kayak gitu jangan digampari sendiri, sini biar kubantu.motivasi di awal sebuah produk diciptakan akan sangat mempengaruhi kemanjurannya dalam kepentingan syahwat. contoh paling sederhananya gini bang. suruh seorang relawan membawa dua benda kedalam kamar mandi, yaitu patung wanita telanjang buatan augustine rodin dan foto telanjang chika dari bandung. setelah itu tanyailah, mana yang lebih berhasil dibuat media masturbasi.itu kira2 bedanya telanjang seni dan yang mutlak pornografi.

  50. iipx says:

    sal3ho said: Misalnya para seniman itu mengambar keluarganya sendiri telanjang gimana yach ?? misalnya adik perempuan atau ibunya sendiri buat di pajang ..??? kan seni tinggi tuch ??? betul gak ???ini cuman usul doank….:)

    seniman katanya kreatif, mbok yo cari hal lain yg bisa dibuat seni, apa seni cuma sekitar itu saja?

  51. ravindata says:

    Setuju banget apa yang disampaikan mas klewang.

  52. ravindata says:

    semarangkatropolitan said: kalau RUU ini jalan. Pemerintah akan butuh anggaran baru dalam APBN, yaitu membentu polisi moral. Yah setara KPK lah atau komisi-komisi yang lain. Tapi kalo KPK yang diawasi cuma orang-orang yang punya kuasa buat merampas uang rakyat (artinya di hulu saja, yang diurusi sedikit). Tapi komisi Pemberantas Pornografi, yang diurusi 240 juta rakyat di seluruh pelosok indonesia dari kota, desa sampai hutan. Terus biayanya darimana ya…?Kalo mengandalkan polisi yang ada sekarang ini yang kewenangannya hanya menindak pelanggaran atas kasus pidana dan perdata saja, apa mereka sanggup direcoki harus mengurusi masalah pornografi (non yang tercantum dalam KUHP) yang sangat subyekttif.Saya takut, kalo ini diundangkan justru pemerintah sendiri yang nggak mampu menerapkannya, dan akhirnya cuma makin mendorong ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Saya takutkan juga, ketidak mampuan pemerintah ini akan dimanfaatkan ‘polisi-polisi swasta’ untuk main hakim sendiri dengan mengatasnamakan undang-undang negara…saya juga gak bisa membayangkan jalannya suasana persidangan yang isinya akan dipenuhi debat kusir, karena dakwaan yang bakal akan sangat terkesan subyektif…

    Buat semarang katropolitan, gak usah repot : kan sdh ada Forum Pengangguran Indonesia …

  53. klewang says:

    ravindata said: Buat semarang katropolitan, gak usah repot : kan sdh ada Forum Pengangguran Indonesia …

    hehehe…forum dengan anggota terbanyak di negara kita.

  54. brandorange says:

    martoart said: Kalau tuhan bawa pedang dan Bom, saya atau Cak Klewang pasti juga takut.

    waakkksss…..malah nantang…, mnurut mas marto berapa lama kita hidup di dunia? dan apa yg terjadi setelah kita mati ?

  55. d351r33 says:

    utara19 said: elo muslim bukan ? kalau bukan, ya kagak heran gue..tapi kalau elo muslim, murtad aja To..

    Mas, tadinya gak pengen komen di diskusi ini, tapi gatel deh baca komennya🙂 Mas Utara19, manusia tidak bisa menilai kualitas religi & moral manusia lain, hanya Tuhan yg bisa. Sebaiknya jangan sampai ucapan seperti yg di atas ditujukan pada sesama manusia. Belum tentu yg sholat 5 waktu, tahajjud, puasa, membangun masjid, naik haji berkali2, dsb. dsb. akan masuk surga, dosa-tidaknya orang ditentukan hanya oleh YangDiAtas. Salam damai,

  56. orangketiga says:

    Hoho, seru. Ternyata komen-komen yang ‘abusive’ di MP sama banyaknya dengan di youtube dan wordpress. Jadi inget rumus ttg netiket: Normal person + Anonimty + Audience = total dickwad. :DAnyway, lepas dari pro-kontra RUU Pornografi, alur logika Eggi Sudjana dalam kasus ini emang salah buanget. Enak aja bikin silogisme macam itu. Emang karena dia pintar, lalu merasa bisa membodohi jutaan orang gitu ya?Nah, kalau soal RUU Pornografi…, yah gimana ya. Tentunya kita semua sepakat bahwa pornografi harus diperangi, terutama industrinya. Dari yang begini ini lantas muncul juga perdagangan anak dan wanita. Masalahnya, lha kita kok malah berantem sendiri ribut menentukan mana yang pornografi mana yang enggak. Okelah, mungkin justru harusnya di situ letak perdebatan sehatnya, untuk nanti dicarikan solusinya. Saya sendiri juga punya batasan jelas tentang yang mana yang seni mana yang pornografi. (Jujur aja, ‘seni’ juga sering dipakai buat lubang pembenaran sih) Eh, bukan berdebat, malah pada menghujat-menololkan-membegokan. Nggak cukup menololkan, lalu memurtadkan orang. Sehingga tibalah kita di titik yang berbahaya, perdebatan tentang batasan pornografi tadi lantas hendak diputus dengan pemaksaan kehendak. Fiuhh.Kalau soal pemerintahnya memble, jangan tanya deh. Baru kali ini liat pemerintah kayak buih di air laut aja.

  57. klewang says:

    orangketiga said: Nah, kalau soal RUU Pornografi…, yah gimana ya. Tentunya kita semua sepakat bahwa pornografi harus diperangi, terutama industrinya. Dari yang begini ini lantas muncul juga perdagangan anak dan wanita. Masalahnya, lha kita kok malah berantem sendiri ribut menentukan mana yang pornografi mana yang enggak. Okelah, mungkin justru harusnya di situ letak perdebatan sehatnya, untuk nanti dicarikan solusinya. Saya sendiri juga punya batasan jelas tentang yang mana yang seni mana yang pornografi. (Jujur aja, ‘seni’ juga sering dipakai buat lubang pembenaran sih) Eh, bukan berdebat, malah pada menghujat-menololkan-membegokan. Nggak cukup menololkan, lalu memurtadkan orang. Sehingga tibalah kita di titik yang berbahaya, perdebatan tentang batasan pornografi tadi lantas hendak diputus dengan pemaksaan kehendak. Fiuhh.

    (mak nyess..) akhirnya, ada juga yang bisa beropini secara bijak..

  58. klewang says:

    brandorange said: wuih…yg ini lebih takut ama manusia daripada ama Tuhan padahal klo islamnya bukan cm di ktp pasti ngerti bgmana kehidupan setelah mati dan dunia yg sementara ….kasian bgt deh

    sebaiknya jangan kasihani saya. karena soal pertanggungjawaban batin didepan Tuhan adalah urusan pribadi saya denganNya. jika menurutNya neraka adalah tempat yang tepat bagi saya, apa pengaruhnya bagi anda?tapi jika saya merasa pantas meledek persepsi ketuhanan anda dan itu membuat anda sakit hati, itu barulah saya layak disebut melancangi Tuhan.untuk itulah, saya tidak berani melakukan penilaian terhadap anda.salam damai.

  59. damuhbening says:

    spinsquad said: ( ESA – SATU – AHAD – TAUHID, bukan tiga, bukan 2 bukan 10 bukan 16..tapi SATU !)….

    adakah yang bertuhan lebih dari satu???yakin dengan pikirmu???

  60. klewang says:

    brandorange said: waakkksss…..malah nantang…, mnurut mas marto berapa lama kita hidup di dunia? dan apa yg terjadi setelah kita mati ?

    ..anda sendiri tahu?

  61. martoart says:

    Buat semarangkatropolitan; Semoga selain baca surat terbukaku ini, mereka para pengambil keputusan juga membaca comment-mu.Buat mas iipx; persoalannya tidak hanya di ranah kesenian mas (saya sudah tulis dipostingan tersendiri untuk itu). Tapi baiklah, pengekangan bukan satu-satunya cara untuk menguji kreativitas seniman mas. Kebebasan juga faktor uji. Pertanyaannya adalah, kenapa yg dibela kok yg cenderung mengekang?Buat Avin n Klewang; Yang juga banyak nanti adalah Para Tapor (Tahanan Porno).Buat Brandorange;..plis kembali ke laptop ya.. Diskusi ini sudah menarik lo..Buat Ambar; Memang harus sabar. Forum diskusi ini kan juga buat pembelajaran. Mungkin Utara sedang belajar bersilaturahmi. Ya bagus adanya.Buat Orangketiga; Kalo ada sepasang manusia bukan muhrim di tempat sepi, Orang Ke Tiga akan hadir membawa api. Kalao banyak manusia diskusi di MP, Orang Ke Tiga bawa Air sejuk surgawi. CHIEEE….Buat Damuh Bening; Saat Hatta mengganti tujuh kata Piagam Jakarta itu menjadi “Yang Maha Esa”, niat bijak beliau adalah kedamaian. Dan itu diterima oleh semua panitia sembilan yang semuanya bijak. Namun saat ini “Yang Maha Esa” itu akan dimaknai dengan niat sengketa oleh beberapa orang yang saya yakin tidak sebijak sembilan moyang kita itu. Sedih…Dan ngantuk.. dah malem.

  62. aidavyasa says:

    mimpikiri said: wes menawan sangat bangdi link ya

    aku wis ket mbiyen nge link ki bocah ;)tak simpen ning ati, eh empi …

  63. hua…. mantap deh..dicomment2 bawah ada yg nyuruh murtad segala, hebat euy…he..he.. saya juga pernah dikafir2kan kok mas.Meminjam istilahnya Mas Ulil (pasti juga banyak yang ngafirin neh), “kecenderungan untuk “me-monumen-kan” Islam amat menonjol saat ini”apakah gamis/jubah lebih Islami ketimbang batik? apakah kurma itu lebih mulia dari duren? apakah kopiah lebih baik ketimbang blangkon? (oops kebetulan poto saya lg make kopiah, ini ga sengaja loh😀 )

  64. aidavyasa says:

    utara19 said: kopiah itu budaya orang arabjenggot itu budaya orang arabcelana buntung itu budaya orang arabnaik haji itu budaya orang arab dan ada di arab]onta itu binatang khas arabpohon korma khas orang arabsyariat khilafah islam itu karya orang arabzakat itu aturan orang arabsurga dan neraka itu itu mitosnya orang arabemang islam itu agama barat ? menurut gue, elo itu tolol, mau maunya aja pakai meyakinin kepercayaan orang arab..emang jadi orang islam banyak untungnya ya ?emang kalau elo murtad, kerugian apa sih yang kamu dapat ? paling merevisi KTP mu… orang orang kayak elo, lebih cocok tidak beragama, karena agama sering mengekang manusia.. gue merasakan itu, gue mau berzinah sama anak gadis orang, mau menyimpen bokep, mau bisnis lendir (PSK), mau bisnis narkoba, mau jadi seniman telanjang, mau bisnis miras, kagak jadi, agama mengekang gue… murtad aja To, ini kan bukan arab kalau murtad ada hukumannya… gimana To ? masih mau mekai label kepercayaan orang arab ?

    WADUHHHH!!- Kopyah itu juga budaya orang yahudi. Mereka punya kippah- Jenggot, orang Yahudi juga dianjurkan memelihara Jenggot- Ziarah haji pilgrim, semua agama punya ibadah semacam ini. Bahkan disinyalir, pagan agama tertua yang mengajarinya.- Onta kurma cloth yang arab punya itu juga punya orang yahudi juga …. itu khan simbol bagian identitas. Jadi bukan cuma punya orang arab.- Zakat aturan orang arab? Ngaco ah. Derma itu ya zakat, manusia manapun wajib berderma ,…. istilahnya aja yang punya orang ‘sana’udah … ku cuma mau ngeralat ini ajah ….masalah pornogafi, engga minat …since ku engga minat, insha allah penduduk valhalland juga engga minat ke masalah pornografi. Ttg umat? huahhhh yang tercebur ke porno ya cebur ajah… yang engga ya sudah :))

  65. brandorange says:

    klewang said: sebaiknya jangan kasihani saya. karena soal pertanggungjawaban batin didepan Tuhan adalah urusan pribadi saya denganNya. jika menurutNya neraka adalah tempat yang tepat bagi saya, apa pengaruhnya bagi anda?tapi jika saya merasa pantas meledek persepsi ketuhanan anda dan itu membuat anda sakit hati, itu barulah saya layak disebut melancangi Tuhan.untuk itulah, saya tidak berani melakukan penilaian terhadap anda.salam damai.

    baiklah kalau begitu … saya tidak jadi mengkasihani anda … maafkan saya, muda2han semua amal ibadah anda terima di sisi-Nya…, ya Alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang serta maha pengampun … ampuni dosa saya kepada Mu , ampuni dosa saya kepada mas klewang dan ampuni dosa mas klewang kepada Mu … aamiin

  66. klewang says:

    brandorange said: dan ampuni dosa mas klewang kepada Mu … aamiin

    terima kasih untuk “doa”nya, saudara.

  67. brandorange says:

    klewang said: ..anda sendiri tahu?

    saya percaya dan yakin dari apa yg sudah saya ketahui dari al-quran dan hadist… pertanyaan itu saya tujukan kepada mas marto karena saya ingin tahu kalau dari sudut pandang mas marto yg unik ini tuh bagaimana ?, klo mas klewang punya jawaban sendiri ya silahkan itu bukan urusan saya kan… saya sudah mendoakan mas klewang di reply awal

  68. brandorange says:

    martoart said: Buat Brandorange;..plis kembali ke laptop ya.. Diskusi ini sudah menarik lo..

    hehe..

  69. martoart says:

    Buat Brandorange n Cak Klewang, terima kasih ya intermeso kalian. Kita kembali lagi ngobrol sesuai topik. lanjut ya, tak sambi nyuci neeh sorry.

  70. damuhbening says:

    spinsquad said: hmmm, ngomong2x apa ya kira-kira reaksi para orang tua dari umat Katolik, Protestan, Budha dan Hindu, kalo’ mereka memergoki anaknya sedang nonton film porno….

    siapaun akan sama reaksinya …itu pasti…!!!akupun menolak pornografi, sangat bahkan.Penolakan yang bergema terhadap UU ini buka dititik itu aku rasa Tidak ada yang mengijinkan pornografi dalam kehidupan termasuk budaya (katakanlah – Bali). Baca dulu deh lebih cermat tiap pasalnya, mari kita baca sama-sama dan resapi sama-sama, jauh lebih penting dari itu….buka juga dong kajian akademisnya…kok gak disebarkan juga, biar kita sama-sama tahu apa dasar sesungguhnya UU ini di buat.Damai kawan

  71. chanina says:

    sorry ya mas marto, saya gatel nih mo ngomentarin, sara itu dilarang kalo rasis yaitu jika kita menghina seseorang tanpa alasan misalnya ‘orang arab pasti bandot’ ini jelas rasis.tapi kalo mengkritik agama atau pemikiran itu ga ada rasisnya sama sekali apalagi kalo memang yg dikritik adalah kekerasan yang ditimbulkannya.

  72. chanina says:

    sepakat, tapi sampeyan itu kok ya, preman kayak egi aja dianggap serius. atau memang segitu parahnya sodara sebangsa setanah air sampe preman bisa dianggap intelektual. Kalo membaca sejarah agama, sebenarnya dasarnya memang kekerasan dan penaklukan. sudah jelas syariah itu ga bikin makmur dan beradab (negara arab yg syariah aja sudah jadi kapitalis asli berkedok islam hanya dengan memperbudak perempuan trus para pemimpinnya hobi hura2 ke eropa(banyak hotel bintang lima di paris yang dituduh sangat tidak islami itu dimiliki para pangeran ini). Semoga sodara sebangsa dan setanah air masih cerdas dan waras seperti mas Mas Marto.

  73. martoart said: Kalau misalnya yang menyerang Pancasila itu dari Kristen, Hindu, Budha, Ahmadiyah, Kepercayaan atau entitas yang lain, Tetap Aku Lawan.

    di ambon ada RMS (Republik Maluku Selatan) yg Kristen dan jelas2 menyerang Pancasila, lawan donk!di Papua ada OPM yg juga didukung misionaris Kristen apalagi sekarang membentuk parlemen di London, lawan donk!perlawanan anda itu tidak seimbang, agama lain banyak juga yang berbuat ulah, tapi tak pernah anda sentuh, selalu Islam yang anda “obok-obok”justru aktivitas anda yg selalu membenturkan Islam dengan Pancasila, bahkan dengan keyakinan lain, bisa mengarah pada perpecahanjadi anda tak ada bedanya dengan RUU Pornografi yg anda bilang bisa memecah persatuan itu

  74. anda juga selalu tidak suka dengan segala hal yg berbau syariah, padahal justru di saat krisis ekonomi global seperti sekarang, sistem ekonomi syariah yang paling bertahan. sistem perbankan syariah bahkan sudah menarik minat orang-orang jepang untuk diterapkan di negaranyamungkin juga nantinya akan ada krisis moral dunia, sehingga kembali lagi orang jepang dan barat akan belajar sistem syariah untuk mengatasinya

  75. ravindata says:

    Nampaknya esensi persoalan sdh tdk menjadi penting.Yang penting siapa akan berhadapan dengan siapa ?Itulah gambaran kita ….

  76. martoart says:

    buat Greace; jawabanmu tentang rasialisme lebih tepat dari jawabanku. ihh.. jadi malu. Eggi hanya jembatan dooong.buat… waras; dasar bergerak saya bukan agama. RMS dan OPM juga tidak mendasarkan gerakan pembebasan mereka dengan agama. Jadi belumlah menjadi urusan saya. dan saya tak perlulah melaporkan apa yang menjadi ketertarikan saya akan sebuah kasus kepada anda. Mengenai ekonomi syariah, anda pernah baca tulisan saya yang melawannya? Anda sedikit keluar dari topik.buat Avin; Yah begitulah Vin…

  77. memang anda tidak pernah menulis tentang ekonomi syariah, tapi tulisan anda yg menentang syariah tentunya banyak seperti tulisan ini, jelas-jelas menghujat syariah dan sangat tendensius mengantar orang untuk membenci syariah hingga seolah-olah segala hal yg berbau syariah adalah salahmemang dasar gerakan anda bukan agama, tapi gerakan anda bertujuan menggiring kebencian terhadap agama Islam (syariah)jelas-jelas RMS memisahkan diri selain karena mereka berkiblat kepada Belanda, mereka juga tidak ingin bersatu dengan sodar2nya yg muslim di utarasecara tidak langsung RMS didukung oleh sentimen agamamaaf jika memang dianggap keluar dari topik, karena memang yang saya tanggapi adalah tulisan di reply dari diskusi yang berkembang

  78. martoart says:

    ygwarasngalah said: seolah-olah segala hal yg berbau syariah adalah salah

    Anda betul, tidak semua yang berbau syariah salah.

  79. martoart says:

    ygwarasngalah said: gerakan anda bertujuan menggiring kebencian terhadap agama Islam (syariah)

    Anda boleh berpendapat begitu.

  80. martoart says:

    ygwarasngalah said: maaf jika memang dianggap keluar dari topik, karena memang yang saya tanggapi adalah tulisan di reply dari diskusi yang berkembang

    Dimaafkan. Maka segera kembali ke lap top..ik he he..

  81. tuanlilush says:

    wow… penjelasan yang berimbang….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s